Prabowo Jenguk Korban Kecelakaan Kereta Bekasi, Janji Segera Investigasi
Presiden Prabowo Subianto pagi ini menjenguk korban kecelakaan kereta api di RSUD Bekasi, Jawa Barat pada Selasa (28/4). Presiden mengatakan ada sekitar 54 korban KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line yang seluruhnya telah mendapatkan penanganan medis.
Insiden ini sedikitnya telah menewaskan 14 orang orang. Sedangkan 84 orang mengalami luka-luka dan tengah mendapatkan perawatan.
Prabowo menjanjikan akan memberikan kompensasi kepada para korban kecelakaan tersebut. Ia juga akan segera melakukan investigasi untuk mengungkap penyebab kecelakaan yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
“Kita semua prihatin, kaget, dengan kecelakaan yang telah terjadi. Saya ucapkan belasungkawa atas nama pribadi, atas nama pemerintah. Kami segera akan mengadakan investigasi,” kata Prabowo dalam konferensi pers yang disiarkan oleh kanal Youtube Sekretariat Presiden.
Ia menyoroti secara umum masih banyak lintasan kereta api yang tidak dijaga, sehingga berpotensi menimbulkan risiko keselamatan. Menurut Prabowo, Pemerintah Daerah (Pemda) Bekasi sebelumnya telah mengusulkan pembangunan flyover di sejumlah titik perlintasan.
Prabowo mengatakan telah menyetujui pembangunan flyover mengingat tingginya kepadatan wilayah dan kebutuhan transportasi kereta api.
Ketua Umum Partai Gerindra itu menyampaikan terdapat sekitar 1.800 titik perlintasan serupa di Pulau Jawa yang sebagian besar sudah ada sejak era kolonial dan belum diperbaiki secara menyeluruh.
Pemerintah kini berkomitmen untuk menuntaskan persoalan tersebut melalui pembangunan pos jaga maupun flyover. “Karena ini sangat penting, kita sangat perlu kereta api, maka kita harus keluarkan itu, sekarang saatnya, sudah berapa puluh tahun tidak dilakukan,” ujar Prabowo.

