KTT ASEAN Cebu Fokus Dampak Perang Iran-AS di Kawasan, Prabowo Bakal Hadiri KTT

Andi M. Arief
30 April 2026, 18:45
Sejumlah anak bernyanyi dalam upacara penutupan KTT ASEAN ke-47 di Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (28/10/2025).
ANTARA FOTO/Cahya Sari/app/foc.
Sejumlah anak bernyanyi dalam upacara penutupan KTT ASEAN ke-47 di Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (28/10/2025).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-49 akan fokus pada satu tema, yakni dampak konflik global di Asia Barat ke kawasan. Presiden Prabowo Subianto direncanakan berada di Negeri Lumbung Padi selama dua hari hingga 8 Mei 2026.

Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN Kementerian Luar Negeri Ina Hagningtyas Krisnamurthi mengatakan KTT ASEAN umumnya diawali dengan pertemuan oleh pelaku di sektor bisnis, parlemen, dan pemuda. Seluruh kegiatan tersebut umumnya dilakukan sepekan sebelum KTT ASEAN dimulai.

"Kali ini, semua agenda awalan tersebut dihapus dan fokus pada dampak konflik global di Asia Barat pada kawasan ASEAN. Agendanya adalah ketahanan energi, ketahanan pangan, dan stabilitas ekonomi di seluruh kawasan," kata Ina di kantornya, Kamis (30/4).

Ina menyampaikan tema utama KTT ASEAN Cebu adalah menavigasi masa depan bersama-sama. Menurutnya, Presiden Bank Pembangunan Asia Masato Kanda akan memberikan paparan tentang kondisi perekonomian global di sela-sela KTT.

Inovasi lain dalam KTT ASEAN Cebu adalah Pertemuan Gabungan Menteri Luar Negeri dan Menteri Ekonomi ASEAN. Ina menyampaikan rangkaian KTT ASEAN Cebu akan menghasilkan 24 dokumen perjanjian.

"Dokumen yang akan digarisbawahi Filipina dalam KTT ASEAN Cebu adalah dokumen tentang penjagaan stabilitas kawasan, khususnya di bidang ekonomi pembangunan," katanya.

Salah satu perjanjian multilateral yang menjadi sorotan adalah Perjanjian Perdagangan Bebas atau FTA antara ASEAN dan Eurasia. Namun, pembicaraan FTA tersebut belum akan rampung dalam KTT ASEAN Cebu.

ASEAN masih memiliki beberapa negara tertinggal, seperti Kamboja, Laos, Myanmar, dan Timor Leste. Hal tersebut menjadi penting dalam negosiasi FTA yang mengutamakan kesetaraan posisi perekonomian.

"Jadi, komitmen antar blok tentunya butuh proses negosiasi yang cukup panjang, sebagaimana terjadi pada FTA antara ASEAN dan Uni Eropa," katanya.

Prabowo Akan Hadiri KTT Cebu

Kemlu telah menerima undangan agar Prabowo menghadiri KTT Cebu. Dalam undangan tersebut, Prabowo dijadwalkan menghadiri tiga jenis KTT, yakni Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia-Philippines East ASEAN Growth Area, pleno, dan retreat.

Ina mencatat Prabowo akan menghadiri KTT BIMP-EAGA yang berlangsung pada malam hari pekan depan, Kamis (7/5). Sementara itu, KTT dalam format pleno akan diadakan pada Jumat (8/5) pagi dan diikuti format retreat selama siang-sore di hari yang sama.

"Kami saat ini menunggu konfirmasi kehadiran Presiden Prabowo dari pihak istana. Namun kami sudah memasukkan jadwal kehadiran presiden pada 7-8 Mei 2026 untuk KTT ASEAN Cebu," katanya.

Pada periode yang sama, Ina menyampaikan akan ada pertemuan pejabat tinggi selevel menteri selama KTT berlangsung. Salah satu fokus pertemuan tersebut adalah menyelesaikan draf hasil KTT tersebut.

"Jadi, KTT ASEAN Cebu akan fokus pada agenda ketahanan energi, ketahanan pangan, dan stabilitas ekonomi di seluruh kawasan," katanya.

Di samping itu, Ina menjelaskan KTT ASEAN Cebu akan dihadiri oleh seluruh perwakilan negara anggota ASEAN, termasuk Myanmar. Namun Ina menekankan Myanmar akan diwakili oleh pejabat negara non-politis.

Alasannya, Myanmar sedang mengalami konflik internal yang diawali kudeta militer pada 2021. Sementara itu, Pemilihan Presiden Myanmar yang rampung bulan ini telah menetapkan calon dari partai politik yang didukung militer sebagai presiden, yakni Jenderal Senior Min Aung Hlaing.

Seperti diketahui, kudeta yang terjadi pada lima tahun lalu telah membuat Min Aung Hlaing sebagai pemimpin interim Myanmar. Beberapa lembaga internasional memandang Min Aung Hlaing memenangkan Pemilihan Presiden 2026 dengan cara yang tidak adil.

Ina menyampaikan kehadiran Myanmar dalam KTT ASEAN masih sama sejak KTT ASEAN ke-43 di Jakarta. "Kehadiran perwakilan negara anggota masih mengikuti aturan dan prosedur sebelumnya, yaitu 10 negara pada tingkat pimpinan, sementara Myanmar dihadiri pejabat non-politik," katanya.

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Andi M. Arief
Editor: Yuliawati

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...