Heboh Keluhan Biaya Listrik Naik, Bahlil Jelaskan Tarif Tidak Naik
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menjamin tarif listrik tidak mengalami kenaikan hingga awal Mei 2026. Bahlil menyampaikan hal ini sebagai respons terhadap keluhan warga di media sosial mengenai peningkatan tagihan listrik dari biasanya.
“Sampai dengan hari saya bicara ini, dan exercise yang kami lakukan, itu belum ada kenaikan tarif listrik. Nanti kalau ada nanti akan disampaikan,” kata Bahlil di Istana Merdeka Jakarta pada Selasa (5/5).
Keterangan serupa juga sebelumnya telah disampaikan oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). PLN menepis kabar naiknya tarif listrik tanpa pemberitahuan. Melalui akun Instagram @pln_id, perusahaan menyebut kabar tersebut merupakan hoaks dan tidak ada kenaikan tarif listrik.
“Faktanya, tidak ada kenaikan tarif listrik. Pemerintah telah menetapkan bahwa tarif listrik tetap berlaku sama untuk periode April–Juni 2026 seperti periode sebelumnya,” kata PLN melalui akun Instagram mereka, dikutip Selasa (5/5).
Pengumuman ini merupakan respons PLN terhadap kabar yang beredar di media sosial di mana sejumlah pengguna mengeluhkan tarif listrik yang mereka bayar untuk bulan April 2026 lebih tinggi daripada biasanya. PLN mengimbau masyarakat untuk mendapatkan informasi yang benar dan terpercaya hanya dari kanal media sosial atau website resmi PLN.
Daftar tarif listrik untuk semua golongan pada kuartal II atau periode April-Juni 2026:
1. Rumah tangga 900 VA RTM = Rp 1.352/kWh
2. Rumah tangga 1.300-2.200 VA serta Bisnis 6.600 VA-200 kVA = Rp 1.444,70/kWh
3. Rumah tangga > 3.500 VA = Rp 1.699,53/kWh
4. Bisnis dan industri > 200 kVA = Rp 1.122/kWh
5. Industri > 30.000 kVA = Rp 996,74/kWh
