Prabowo akan Hadiri KTT Asean di Filipina, Bertolak ke Cebu Hari Ini

Mela Syaharani
7 Mei 2026, 09:07
Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan para pengusaha Jepang dan pengusaha Indonesia di Japan-Indonesia Business Forum yang berlangsung di Imperial Hotel Tokyo, pada Senin (30/3).
BPMI/Laily Rachev
Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan para pengusaha Jepang dan pengusaha Indonesia di Japan-Indonesia Business Forum yang berlangsung di Imperial Hotel Tokyo, pada Senin (30/3).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Presiden Prabowo Subianto akan menghadiri gelaran konferensi tingkat tinggi (KTT) ASEAN ke 48 di Filipina. Agenda rutin negara di kawasan Asia Tenggara ini akan dibuka di area Mactan, Kota Lapu-Lapu, Cebu, Filipina pada Jumat (8/5). Presiden rencananya akan bertolak ke Cebu hari ini, Kamis (7/5).

Berdasarkan pantauan Katadata, terlihat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang sudah tiba di hotel area Mactan pada kemarin malam, Rabu (6/5). Nampak juga sejumlah pengamanan seperti Paspampres yang sudah berjaga di area Mactan sejak rabu kemarin.

Meski acara KTT baru dibuka besok, namun Presiden akan tiba lebih awal sebab dijadwalkan untuk menghadiri agenda pertemuan bersama tiga negara lainnya. Pertemuan tersebut bernama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Filipina East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA) Summit di Mactan Shangri-La hari ini.

Dilansir dari laman resminya, BIMP EAGA merupakan kerja sama di kawasan pertumbuhan ASEAN Timur yang tercetus pada 1994. Kerja sama ini dilakukan untuk memacu pembangunan di daerah terpencil dan kurang berkembang di sekitar empat negara tersebut.

Melalui BIMP-EAGA, keempat negara ingin menghasilkan pertumbuhan yang seimbang dan inklusif serta berkontribusi pada integrasi ekonomi regional dalam komunitas ekonomi ASEAN. 

Pada KTT ASEAN kali ini, Filipina sebagai tuan rumah membentuk tiga prioritas strategis yang akan dibahas. Pertama jangkar perdamaian dan keamanan, diwujudkan dengan mengedepankan perdamaian dan stabilitas kawasan melalui dialog, kepatuhan terhadap hukum internasional, serta penguatan kerja sama dalam menghadapi ancaman keamanan baru dan non-tradisional.

Kedua, koridor kemakmuran, dilaksanakan dengan membangun koneksi sistemik menuju kemakmuran bersama melalui integrasi ekonomi, transformasi digital, serta pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan yang memberi manfaat bagi seluruh masyarakat ASEAN.

Ketiga, pemberdayaan masyarakat yang diterapkan melalui pemberdayaan masyarakat ASEAN dengan mendorong inklusi sosial, melindungi kelompok rentan, serta mempromosikan rasa identitas dan kebersamaan sebagai satu komunitas.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sebelumnya telah menyampaikan Presiden Prabowo Subianto akan membahas isu pangan dan energi pada KTT ASEAN 2026 yang digelar di Filipina.

“Besok, insyaallah, Bapak Presiden akan mengikuti KTT ASEAN di Filipina, tuan rumahnya memang Filipina. Isunya ada dua, yang pertama adalah isu pangan, yang kedua adalah energi,” ujar Bahlil dikutip dari Antara, Kamis (7/5).

Dia menyebut terkait dengan isu energi, salah satu pembahasan dalam KTT ASEAN adalah bagaimana membangun kekuatan energi di kawasan Asia Tenggara, dan nikel merupakan salah satu komoditas energi yang memiliki peranan penting.

“Nikel adalah salah satu komoditas energi yang bisa dikonversi untuk menjadi baterai,” ucap Bahlil.

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Mela Syaharani

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...