Istana Buka Suara Usai Kejagung Geledah Kantor BGN

Muhamad Fajar Riyandanu
3 Juni 2026, 17:18
Petugas keamanan berjaga saat penggeledahan di Kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Jakarta, Rabu (3/6/2026).
ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/nz
Petugas keamanan berjaga saat penggeledahan di Kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Jakarta, Rabu (3/6/2026).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Istana Kepresidenan merespons pemeriksaan hukum terhadap Dadan Hindayana setelah dia dicopot dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menyampaikan pemerintah memberikan ruang kepada aparat untuk bekerja dan mengungkap fakta melalui mekanisme hukum yang berlaku.

"Tentang Informasi yang beredar dari pagi hingga siang hari ini, tentunya marilah kita beri kesempatan Kepada aparat penegak hukum di dalam menjalankan tugasnya, dan kemudian nanti kita bersama-sama lihat dan tunggu hasilnya," kata Prasetyo dalam keterangan kepada wartawan pada Rabu (3/6).

Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menggeledah Kantor BGN yang berlokasi di Kebon Sirih, Jakarta Pusat pada Rabu (3/6) pagi.

Penggeledahan itu dilakukan oleh penyidik pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) seusai Prabowo mencopot tiga pimpinan BGN. Salah satu yang diganti adalah Kepala BGN Dadan Hindayana.

Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah akan menunggu hasil proses yang tengah berjalan sebelum menyimpulkan berbagai informasi yang muncul di ruang publik.

Ia menyebut proses pergantian pimpinan BGN merupakan bagian dari upaya pemerintah memperbaiki tata kelola dan manajemen BGN.

"Mari bagi kita semua bahwa di dalam menjalankan pemerintahan dan di dalam menjalankan tugas sehari-hari untuk terus menghindarkan diri dari hal-hal yang melanggar norma-norma, terutama norma-norma hukum," ujar Prasetyo.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah mencopot Dadan Hindayana sebagai Kepala BGN pada Selasa (2/6), malam. Posisi Dadan digantikan oleh Nanik Sudaryati Deyang yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi.

Selain itu, Prabowo juga mengganti dua Wakil Kepala BGN yakni Irjen Pol (Purn) Sony Sonjaya dan Letjen TNI (Purn) Lodewijk Pusung. Keduanya digantikan Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono.

Agustina Arumsari sebelumnya adalah Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Sedangkan Trenggono sebelum ini adalah Wakil Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara.

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Muhamad Fajar Riyandanu
Editor: Yuliawati

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...