Wamenlu AS Datang ke RI, Bahas Investasi hingga Ekonomi Digital

Desy Setyowati
13 Juni 2026, 10:19
Wamenlu AS Christopher Landau,
U.S. embassy
Wamenlu AS Christopher Landau
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Wakil Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Christopher Landau melangsungkan kunjungan ke Indonesia pekan ini membawa agenda penguatan kerja sama ekonomi dan strategis.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Vahd Nabyl A. Mulachela mengonfirmasi Wamenlu Landau telah diterima Wamenlu RI Arif Havas Oegroseno di Jakarta, pada Jumat (12/6).

“Kedua Wamenlu membahas sejumlah isu prioritas bilateral, termasuk ekonomi digital, dan mendorong masuknya investor AS ke Indonesia di berbagai sektor,” ujar Nabyl melalui keterangan tertulis, Sabtu (13/6).

DI samping isu ekonomi, Landau dan Havas turut membahas upaya memperkuat kemitraan di bidang energi terbarukan, teknologi, serta kemaritiman.

Indonesia menyambut positif kunjungan Wamenlu Landau kali ini sebagai bagian dari upaya memperkuat persahabatan dalam kerangka kemitraan strategis antara Indonesia dan AS, demikian Nabyl.

Di samping melakukan pertemuan bilateral, Wamenlu AS diketahui juga meninjau Museum Nasional serta Museum Tekstil dalam kunjungannya ke Jakarta.

Sebelum menemui Havas, Landau melakukan pertemuan bilateral dengan Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn pada Kamis (11/6).

Menurut keterangan tertulis yang disiarkan dalam situs resmi ASEAN, dalam pertemuan tersebut kedua pihak membahas penguatan Kemitraan Strategis Komprehensif (CSP) ASEAN-AS dalam berbagai pendekatan.

Langkah-langkah yang dibincangkan tersebut antara lain peringatan Kemitraan Wicara ke-50 ASEAN-AS serta peringatan 5 tahun CSP pada 2027.

“Kedua pihak juga saling bertukar pandangan terkait perkembangan kawasan kawasan dan global, serta isu lain yang menjadi perhatian bersama,” menurut ASEAN.

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Antara

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...