Ratusan Mahasiswa Trisakti Turun Demonstrasi, Jalan di Depan DPR Ditutup

Andi M. Arief
19 Juni 2026, 17:18
Mahasiswa dari Universitas Trisakti dan dua kampus lainnya menggelar demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta, Jumat (19/6). Foto: Andi M. Arief/Katadata
Katadata
Mahasiswa dari Universitas Trisakti dan dua kampus lainnya menggelar demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta, Jumat (19/6). Foto: Andi M. Arief/Katadata
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI
Jalan Gatot Subroto di depan Gedung DPR ditutup akibat aksi mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Indonesia dan tiga kampus, yakin Universitas Trisakti, Universitas Esa Unggul, dan Universitas Mercu Buana hari ini, Jumat (19/6).
 
Berdasarkan pantauan Katadata, Jalan Gatot Subroto mulai ditutup saat sekitar 500 mahasiswa dari Trisakti dan Esa Unggul tiba di depan Gedung DPR pukul 16.00 WIB. Jalan tersebut masih dapat dilalui saat rombongan dari HMI dan Universitas Mercu Buana tiba di lokasi sekitar pukul 15.30 WIB. 
 
Inti tuntutan dari ketiga kampus tidak jauh berbeda, yakin evaluasi beberapa program prioritas Presiden Prabowo Subianto, pengetatan masuknya aparat penegak hukum ke instansi sipil, dan peningkatan kompetensi pejabat tinggi. 
 
Sementara itu, tuntutan yang dilayangkan rombongan HMI lebih fokus pada sektor pendidikan, seperti peningkatan gaji guru honorer, evaluasi program Sekolah Rakyat, dan evaluasi program Makan Bergizi Gratis. 
 
Ketua Dewan Perwakilam Mahasiswa  Fakultas Teknik Universitas Mercu Buana Afria Nanda mengatakan banyak program pemerintah saat ini yang masih membingungkan masyarakat. Karena itu, tuntutan utama rombongannya fokus pada transparansi dalam evaluasi seluruh program prioritas Prabowo. 
 
"Program-program yang dirancang rezim sekarang masih banyak yang rancu di masyarakat," kata Afria. 
 
Sementara itu, tuntutan khusus dari mahasiswa Mercu Buana adalah terkait peningkatan investasi dan perbaikan perekonomian. Menurutnya, gak tersebut penting agar visi Indonesia Emas 2045 dapat tercapai. 
 
"Kamu menuntut pemerintah untuk meningkatkan investasi di bidang pendidikan, riset, dan teknologi sebagai langkah kuat menuju Indonesia Emas 2045," katanya.

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...