Gerindra Respons Target PSI Kuasai Jateng: Makin Banyak Pesaing, Makin Baik

Andi M. Arief
7 Juli 2026, 20:11
gerindra, psi, Jawa tengah, PDIP,
ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/foc.
Ketua MPR Ahmad Muzani memberikan sambutan pada perayaan HUT Ke-17 Partai Gerindra di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (6/2/2025).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Partai Gerindra merespons positif target Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menjadikan Jawa Tengah sebagai lumbung suara pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2029. Menurut Gerindra, semakin banyak partai politik yang menjadikan suatu daerah sebagai basis perjuangan akan mendorong kompetisi yang sehat.

Sekretaris Dewan Pembina Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan persaingan antarpartai dalam merebut dukungan masyarakat di Jawa Tengah merupakan hal yang wajar dalam demokrasi. Ia menilai kompetisi tersebut pada akhirnya dapat memberikan manfaat bagi daerah.

"Makin banyak partai politik yang ingin menjadikan suatu daerah sebagai basis perjuangannya saya kira semakin bagus. Kompetisi di daerah dalam hal aspirasi dan kekuatan politik untuk memajukan daerah saya kira baik-baik saja," kata Muzani di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (7/7).

Pernyataan itu merespons visi PSI yang ingin menjadikan Jawa Tengah sebagai salah satu basis utama partai pada Pemilu 2029. Target ini sekaligus menantang dominasi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang selama ini dikenal kuat di provinsi tersebut.

Di sisi lain, Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDIP Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul mengingatkan bahwa persaingan menuju Pemilu 2029 belum sepenuhnya dimulai karena revisi Undang-Undang Pemilu masih dibahas DPR.

Menurut Bambang, sebagian besar partai politik masih menahan penyusunan strategi politik hingga regulasi pemilu, khususnya untuk pemilihan legislatif, selesai dibahas.

"Sebagian besar partai politik menahan strategi politik karena Revisi Undang-Undang Pemilu belum ditetapkan. Secara khusus, Revisi Undang-Undang Pemilu Legislatif belum ditetapkan," kata Bambang di Gedung DPR, Selasa (7/7).

Ia menjelaskan konsolidasi suara di tingkat akar rumput umumnya dilakukan melalui anggota legislatif di daerah. Namun, banyak anggota legislatif yang diperkirakan kembali maju pada Pemilu 2029 masih menunggu kepastian aturan dalam revisi Undang-Undang Pemilu.

"Sebagian anggota dewan menahan dananya masing-masing untuk pertempuran ke depan," ujar Bambang.

Sebelumnya, Juru Bicara PSI Faldo Maldini mengatakan partainya akan mendampingi Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi? dalam sejumlah kunjungan ke daerah. Menurut Faldo, agenda ini merupakan bagian dari konsolidasi organisasi untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat akar rumput.

Ia mengatakan rencana kunjungan itu merupakan tindak lanjut dari komitmen yang disampaikan Jokowi saat Rapat Kerja Nasional PSI di Makassar, Sulawesi Selatan. Melalui kegiatan itu, PSI ingin memastikan mesin partai bergerak secara solid di berbagai daerah.

"Dan kegiatan ini adalah murni kerja organisasi untuk mengkonsolidasikan kekuatan di daerah untuk mengawal agenda keberlanjutan nasional," kata Faldo kepada Katadata.co.id, Jumat (29/5).

Hingga kini, Jokowi belum memiliki afiliasi politik resmi dengan PSI. Presiden ketujuh RI ini juga tidak menjadi kader partai politik setelah dipecat dari PDIP pada akhir 2024.

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Andi M. Arief

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...