Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional

Muhamad Fajar Riyandanu
22 Juli 2026, 15:29
bgn, sudaryono, badan gizi
Youtube/Sekretariat Presiden
Sudaryono saat dilantik sebagai Kepala Badan Gizi Nasional di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (22/7). Foto: Youtube/Sekretariat Presiden
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Sudaryono akan menggantikan Nanik S Deyang sebagai pimpinan BGN mulai hari ini.

Pelantikan Sudaryono digelar di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (22/7). Upacara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan dan pembacaan Keppres penangkatan Kepala BGN.

Sudaryono mengatakan dirinya ditelfon oleh Sekretaris Kabinet (Seskab), Letnan Kolonel TNI Teddy Indra Wijaya, pada pagi hari untuk menghadiri pelantikan di Istana. "Hari ini saya memenuhi kewajiban itu untuk mengemban amanah sebagai Kepala Badan Gizi Nasional yang baru," ujarnya, sebelum upacara pelantikan.

Sudaryono juga menyampaikan dirinya telah mengundurkan diri dari jabatan Wamentan. "Posisi Wamentan saat ini saya tinggalkan, artinya kosong. Jadi bukan saya merangkap jabatan," kata Sudaryono. 

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan penunjukan Sudaryono lantaran dia memahami konsep program Makan Bergizi Gratis (MBG). Politikus Partai Gerindra itu juga dianggap mengetahui jalannya program ini.

"Beliau sejak awal mengikuti konsep dari dilahirkannya program MBG," kata Prasetyo.

Sebelumnya, Nanik S Deyang mengajukan pengunduran diri kepada Prabowo. Prasetyo mengatakan, mundurnya Nanik karena alasan kesehatan. Prasetyo juga menjelaskan, penunjukan pengganti langsung pada hari ini agar tak ada vakum kepemimpinan di BGN. 

"Bukan sesuatu yang mudah untuk dicari penggantinya," kata Prasetyo. 

Nanik mengatakan dirinya mundur untuk alasan kesehatan. Ia mengatakan akan berangkat ke luar negeri pada hari ini. Menurutnya, pilihan untuk berobat ke luar negeri dilakukan untuk memastikan pengobatan yang dilakukan berjalan lancar. Ia pun menepis anggapan bahwa berobat ke luar negeri karena tidak percaya dengan kualitas dokter di dalam negeri.

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...