Kepala BGN Sudaryono: Saya dan Keluarga Tak Punya Dapur MBG

Muhamad Fajar Riyandanu
22 Juli 2026, 18:23
Kepala BGN Sudaryono bersiap mengikuti pelantikan saat pelantikan pejabat baru di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7/2026). Presiden Prabowo Subianto melantik Sudaryono menjadi Kepala BGN menggantikan Nanik Sudaryati Deyang.
ANTARA FOTO/Galih Pradipta/nym.
Kepala BGN Sudaryono bersiap mengikuti pelantikan saat pelantikan pejabat baru di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7/2026). Presiden Prabowo Subianto melantik Sudaryono menjadi Kepala BGN menggantikan Nanik Sudaryati Deyang.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, menyampaikan dirinya maupun keluarganya tidak pernah terlibat dengan pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur penyedia Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Saya tidak punya SPPG, saya tidak punya dapur. Tidak ada keluarga saya yang punya dapur,” kata Sudaryono, setelah seremoni pelantikan dirinya menjadi Kepala BGN di Istana Merdeka Jakarta pada Rabu (22/7).

Ia meminta sekaligus mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap pihak-pihak yang mengatasnamakan dirinya untuk menawarkan jasa atau memperoleh keuntungan dalam pelaksanaan program MBG.

Sudaryono menyampaikan siapa pun yang mengaku sebagai orang dekat, keluarga, sahabat, teman, maupun rekan alumni untuk memuluskan urusan terkait MBG tidak mewakili dirinya.

“Kalau ada orang menawarkan jasa dengan imbalan ngaku-ngaku orang saya, keluarga saya, sahabat saya, teman saya, alumni bersama saya dan lain-lain yang dirasa tidak sesuai, saya pastikan itu tidak benar,” ujarnya.

Politisi Partai Gerindra itu meminta masyarakat segera melaporkan kepada aparat penegak hukum apabila menemukan praktik semacam itu. Ia mengatakan BGN berkomitmen menjaga tata kelola program MBG agar berjalan secara profesional, transparan, dan bebas dari praktik penyalahgunaan wewenang.

Lebih jauh, Sudaryono juga menyampaikan pesan kepada keluarga, sahabat, rekan, maupun seluruh orang yang mengenalnya agar tidak mengharapkan perlakuan khusus dalam urusan pekerjaan.

Sudaryono menyatakan dirinya tidak akan memberikan prioritas ataupun atensi istimewa kepada pihak mana pun apabila berkaitan dengan pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya sebagai Kepala BGN. “Saya tidak memberikan atensi khusus atau tidak memberikan semacam prioritas kalau yang dibahas adalah seputar pekerjaan,” ujarnya.

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Muhamad Fajar Riyandanu
Editor: Yuliawati

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...