Menteri PU Sebut Dua Tol di Jawa Disiapkan untuk Uji Coba Pendaratan Jet Tempur

Desy Setyowati
22 Juli 2026, 20:37
Jet tempur mendarat di jalan tol, menteri PU,
ANTARA/HO-Hutama Karya
Jet tempur F-16 TNI AU menguji coba pendaratan dan lepas landas di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Ruas Terbanggi Besar-Pematanag Panggang-Kayu Agung (Terpeka) KM228-KM231.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Menteri PU atau Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengungkapkan dua jalan tol di Pulau Jawa disiapkan untuk uji coba pendaratan jet tempur saat kondisi darurat.

Dia menyampaikan jalan tol yang sudah diujicobakan untuk pendaratan jet tempur manakala terjadi kondisi darurat yakni Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka).

Dody mengatakan bahwa Menteri Pertahanan (Menhan) kemudian meminta lagi uji coba di jalan tol Trans Sumatera lainnya yang kemungkinan di Tol Sigli-Banda Aceh.

"Terus kemudian Situbondo di (Tol) Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) itu sedang kita siapkan," ujar Dody di Jakarta, Rabu (22/7).

Selain itu, Menteri PU Dody menyampaikan bahwa jalan tol lainnya di Pulau Jawa yang disiapkan untuk uji coba pendaratan jet tempur dalam kondisi darurat adalah Tol Jakarta-Cikampek (Japek) 2 Selatan.

"Ada beberapa ruas jalan tol yang memang kita diamanatkan untuk bisa dipakai pendaratan jet tempur manakala dalam kondisi darurat," katanya.

Menurut Menteri PU Dody, uji coba tersebut juga jika berhasil dapat menaikkan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) Jalan Tol.

Dirinya juga menjelaskan tidak semua jalan tol dapat dilakukan uji coba pendaratan jet tempur dalam kondisi darurat, salah satunya karena keberadaan overpass jalan tol.

Sebagai informasi, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan infrastruktur harus multifungsi menyusul keberhasilan uji coba pendaratan dan lepas landas jet tempur F-16 TNI AU di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka).

Menurut dia, Indonesia merupakan negara maritim yang memiliki wilayah luas sehingga setiap pulau atau daerah dapat mengoptimalkan infrastruktur seperti jalan untuk mendukung pertahanan negara.

Menurut AHY, perencanaan pembangunan infrastruktur yang matang menjadi kunci penting dalam menghadirkan infrastruktur yang memiliki berbagai fungsi seperti Jalan Tol Trans Sumatera.

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Antara

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...