Taspen dan Pelni Perkuat Sinergi Cegah Penipuan Digital Mengatasnamakan BUMN

Septiani Teberlina
Oleh Septiani Teberlina - Tim Publikasi Katadata
6 Agustus 2026, 10:33
Manajemen Taspen dan Pelni berfoto bersama usai kegiatan berbagi praktik terbaik mengenai strategi pencegahan penipuan digital yang mengatasnamakan perusahaan.
Dok. Taspen
Manajemen Taspen dan Pelni berfoto bersama usai kegiatan berbagi praktik terbaik mengenai strategi pencegahan penipuan digital yang mengatasnamakan perusahaan.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Jakarta – Taspen terima kunjungan dari Pelni pada Senin (3/8) di Kantor Pusat Taspen, Jakarta. Dihadiri oleh tim Antisipasi Penipuan Taspen, serta perwakilan dari Pelni, yaitu Pjs. Sekretaris Perusahaan, Ditto Papilanda beserta jajaran, kegiatan ini bertujuan untuk berbagi praktik terbaik (best practice) dalam membangun strategi komunikasi dan mitigasi terhadap maraknya modus penipuan digital yang mengatasnamakan perusahaan.

Dalam kesempatan ini pula, kedua perusahaan berdiskusi mengenai berbagai upaya pencegahan dan penanganan penipuan yang mengatasnamakan BUMN, meliputi pola penanganan pengaduan masyarakat, mekanisme pelaporan akun palsu dan situs phishing, strategi edukasi publik, hingga penguatan koordinasi lintas fungsi untuk meningkatkan perlindungan masyarakat. 
 
Corporate Secretary Taspen, Henra, menyampaikan bahwa perkembangan ancaman penipuan digital yang semakin beragam memerlukan langkah antisipatif yang adaptif, kolaboratif, dan berkelanjutan. "Taspen menyambut baik kunjungan dari Pelni sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antarBUMN dalam menghadapi tantangan penipuan digital yang semakin kompleks. Melalui pertukaran pengalaman dan praktik terbaik, kami berharap kunjungan ini memberikan manfaat bagi kedua perusahaan dalam memperkuat strategi pencegahan penipuan yang mengatasnamakan BUMN," ujar Henra. 
 
Sepanjang Januari 2025 hingga Juli 2026, Taspen telah melaporkan 444 akun yang terindikasi melakukan penipuan dengan mengatasnamakan perusahaan kepada Kementerian Komunikasi dan Digital, menerbitkan 138 publikasi seputar waspada penipuan di media nasional dan homeless media, memperkuat edukasi melalui konten di Instagram, TikTok, dan YouTube.

Hingga 31 Juli 2026, konten video edukasi waspada terhadap penipuan di Instagram resmi Taspen telah ditonton lebih dari 190.000 kali. Hal ini mencerminkan komitmen Taspen dalam meningkatkan literasi digital dan kesadaran publik terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan perusahaan 
 
Taspen juga menggaungkan kampanye #TahanPastikanLaporkan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai modus penipuan. Melalui kampanye ini, Taspen mengimbau peserta untuk tetap waspada dengan menahan diri dari respons spontan terhadap informasi mencurigakan, memastikan keaslian informasi melalui kanal resmi, serta melaporkan setiap indikasi penipuan. 
 
Kolaborasi dengan Pelni mencerminkan komitmen Taspen sebagai bagian dari Danantara dalam memperkuat sinergi dan best practice untuk meningkatkan kualitas pelayanan serta perlindungan bagi peserta dan masyarakat. Langkah ini mendukung pengembangan Center of Excellence (CoE) Customer Experience guna menghadirkan layanan yang aman, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta. 

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...