Polusi Udara Kubu Raya Kalbar Terburuk Pagi Ini, Capai Level Sangat Tidak Sehat
Kualitas udara berdasarkan konsentrasi partikulat PM2,5 di Kubu Raya, Kalimantan Barat, mencapai level sangat tidak sehat pagi ini. Berdasarkan pantauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pukul 06.00 WIB, konsentrasi PM2,5 di wilayah tersebut mencapai 250,0µg/m³.
Dengan ukuran yang lebih kecil dari diameter rambut manusia, PM2,5 bisa masuk ke dalam tubuh dan menimbulkan masalah kesehatan. Kelompok yang paling rentan terdampak, di antaranya adalah anak-anak, lansia, serta penderita penyakit pernapasan dan jantung.
“PM2,5 dapat masuk lebih dalam ke paru-paru dan meningkatkan risiko gangguan pernapasan,” demikian dikutip dari laman resmi BMKG, pada Rabu (12/8).
PM2,5 merupakan partikel halus yang banyak dihasilkan dari aktivitas pembakaran, seperti emisi kendaraan bermotor, kegiatan industri, pembangkit energi, serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Adapun saat ini, Kalimantan Barat tengah berjibaku menghadapi karhutla. Menurut data SiPongi Kementerian Kehutanan, sepanjang 2026, luas karhutla di provinsi tersebut telah mencapai 38,3 ribu hektare. Angka tersebut bahkan melampaui total luas karhutla Kalimantan Barat sepanjang 2025 yaitu 26.702 hektare.
Selain Kubu Raya, konsentrasi PM2,5 di wilayah lainnya tercatat berada di level tidak sehat. Berikut daftarnya:
- Kubu Raya, Kalimantan Barat, dengan konsentrasi partikel halus 250,0µg/m³ atau berada di level sangat tidak sehat,
- Musi 2 Palembang, Sumatera Selatan, dengan konsentrasi partikel halus 123,1µg/m³ atau berada di level tidak sehat,
- Pesawaran, Lampung, dengan konsentrasi partikel halus 93,2µg/m³ atau berada di level tidak sehat,
- Kemayoran, Jakarta Pusat, dengan konsentrasi partikel halus 92,4µg/m³ atau berada di level tidak sehat,
- Sintang, Kalimantan Barat, dengan konsentrasi partikel halus 86,8µg/m³ atau berada di level tidak sehat.
Sementara itu, kualitas udara yang baik terpantau berada di Samarinda, Kalimantan Timur dengan konsentrasi PM2,5 hanya 10,6µg/m³. Palangka Raya di Kalimantan Tengah juga berada di level yang sama dengan konsentrasi PM2,5 hanya 10,8µg/m³.
Kategori kualitas udara baik memiliki konsentrasi PM2,5 dalam rentang 0-15,5µg/m³. Sementara, kualitas udara sedang berada di rentang 15,6-55,4µg/m³; kualitas udara tidak sehat berada di rentang 55,5-150,4µg/m³; kualitas udara sangat tidak sehat berada di rentang 150,5-250,4µg/m³; serta kualitas udara berbahaya berada di rentang lebih dari 250,4µg/m³.
