Purbaya Pastikan Anggaran Tanggap Bencana NTT Cukup, Siap Tambah Jika Kurang

Ade Rosman
19 Agustus 2026, 16:03
Warga berjalan di dekat bangunan Masjid Al-Istiqomah Ronting yang rusak akibat gempa bumi di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (18/8/2026). Manggarai Timur menjadi salah satu wilayah yang paling terdampak gempa bumi bermagnitudo
ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/kye
Warga berjalan di dekat bangunan Masjid Al-Istiqomah Ronting yang rusak akibat gempa bumi di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (18/8/2026). Manggarai Timur menjadi salah satu wilayah yang paling terdampak gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang terjadi pada 15 Agustus 2026, dengan sekitar 7.480 rumah dan lebih dari 40 tempat ibadah tercatat mengalami kerusakan.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menilai pemerintah daerah masih bisa menangani dampak gempa di Provinsi Nusa Tenggara Timur, dengan bantuan pemerintah pusat. 

Saat meninjau lokasi terdampak bencana alam tersebut, bendahara negara berkomunikasi dengan kepala daerah di sana. Ia meminta bupati untuk menggunakan terlebih dahulu anggaran yang tersedia untuk penanganan bencana. Jika nantinya terdapat kekurangan, Purbaya meminta Bupati untuk meminta anggaran tambahan kepadanya. 

Approach-nya akan mirip Aceh mungkin, tapi kita lihat bagaimana keparahan bencana di sini, apakah perlu Satgas khusus atau tidak perlu,” kata Purbaya dalam keterangannya, Rabu (19/8). 

Purbaya menilai, untuk penanganan bencana di NTT agar ditangani Pemda terlebih dahulu, dengan bantuan pemerintah pusat. Ia membandingkan kondisi dengan dampak bencana yang terjadi di Aceh pada akhir 2025. 

Di sisi lain, Purbaya memastikan ketersediaan anggaran untuk tanggap bencana cukup. Purbaya menyatakan, pemerintah menganggarkan hingga Rp5 triliun untuk kebutuhan tanggap bencana. Dana tersebut masuk ke dalam pos Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). 

“Kalau itu BNPB, kami sediakan cukup banyak. Harusnya sih kami bisa sediakan sampai Rp5 triliun, ya, tapi kita akan tunggu permintaan dari BNPB seperti apa,” kata Purbaya.

Di sisi lain, Purbaya meminta anak buahnya di Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Daerah Kemenkeu untuk memantau penanganan bencana tersebut. 

Purbaya juga memastikan pemerintah pusat akan menyiapkan anggaran untuk penanganan daerah terdampak bencana alam tersebut. 

“Tapi tentu nanti kita kan kalau dari pusat pasti dalam keadaan seperti ini BNPB dulu yang yang jalan. Kita pastikan anggaran BNPB cukup,” kata Purbaya.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Ade Rosman

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...