KRL Rangkasbitung Hanya Sampai Palmerah Imbas Kerumunan Massa
KAI Commuter mengatakan perusahaannya berpose rekayasa pola operasi perjalanan sementara untuk Commuter Line Rangkasbitung hari ini, (28/8). Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk keselamatan perjalanan dan pengguna KRL imbasnya terdapat kepadatan massa di JPL 41 lintas Palmerah-Tanah Abang.
Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan menjelaskan langkah ini diambil sampai kondisi sepenuhnya normal.
“KAI Commuter akan ditata rekayasa pola operasi perjalanan Commuter Line Rangkasbitung tujuan Tanah Abang hanya sampai Stasiun Palmerah. Langkah ini harus diambil sebagai komitmen atas keselamatan pengguna Commuter Line,” kata Leza dalam siaran pers, Jumat (28/8).
Dia menyebut rekayasa pola operasi ini juga menyebabkan tertundanya perjalanan Commuter Line pada lintas tersebut. Untuk itu KAI Commuter memohon maaf atas keterlambatan perjalanan Commuter Line pada pagi hari ini.
“Rekayasa pola operasi ini dilakukan secara situasional dengan menimbang keamanan dan keselamatan di lintas. Petugas terkait dari KAI Commuter juga disiagakan untuk menjaga situasi di lokasi,” ujar Leza.
KAI Commuter juga mengimbau kepada seluruh pengguna untuk selalu mengutamakan keselamatan dan selalu mengikuti arah petugas di stasiun. Dia menyebut perkembangan informasi perjalanan Commuter Line secara berkala dapat melalui kanal-kanal resmi KAI Commuter, C-Access dan akun media sosial resmi @commuterline atau call center 121.
PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) sebelumnya juga melakukan pengalihan rute pengoperasian armada di sejumlah jalur karena kepadatan massa. Namun Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani mengatakan kini layanan yang sebelumnya mengalami transmisi rute telah kembali beroperasi normal sejak pukul 10.30 WIB.
"Seluruh layanan kini telah kembali melayani pelanggan melalui rute dan halte sesuai dengan layanan reguler. Transjakarta terus menyatukan kondisi di lapangan untuk memastikan perjalanan pelanggan tetap aman dan lancar," kata Ayu dalam keterangan tertulisnya, Jumat (28/8).
