Bertemu Prabowo, Presiden Timor Leste Ramos Horta Bawa 20 Peraih Nobel ke Istana

Muhamad Fajar Riyandanu
28 Agustus 2026, 15:07
prabowo, timor leste, nobel
ANTARA FOTO/Galih Pradipta/nym.
Presiden Timor Leste periode 2022-2027 Jose Ramos Horta menyampaikan sambutan seusai upacara pelantikannya di Tasi-Tolu, Dili, Timor Leste, Kamis (19/5/2022) malam. Jose Ramos Horta resmi terpilih kembali dan menjadi Presiden ke-5 Timor Leste setelah Restorasi Kemerdekaan Timor Leste.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Presiden Prabowo Subianto akan melangsungkan pertemuan dengan Presiden Timor Leste, José Manuel Ramos Horta, di Istana Merdeka Jakarta pada Jumat (28/8), sore.

Sejumlah pejabat Kabinet Merah Putih telah tiba di Istana untuk mendampingi Prabowo dalam pertemuan tersebut, antara lain Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria, hingga Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir.

Arrmanatha Nasir mengatakan Ramos Horta membawa sekitar 20 delegasi yang terdiri atas penerima Nobel. Rombongan tersebut sebelumnya menghadiri pertemuan terkait sains yang berlangsung di Timor-Leste pada 24-26 Agustus 2026.

Arrmanatha mengatakan delegasi yang mendampingi Ramos-Horta adalah penerima Nobel Laureate dari berbagai bidang. "Ada yang dari perdamaian, dari sains, kimia, pangan, dan lain-lain," ujarnya sebelum memasuki gerbang masuk Istana.

Mendiktisaintek Brian Yuliarto menyampaikan bahwa pertemuan kali ini kemungkinan turut membahas kerja sama di bidang pendidikan, khususnya pendidikan tinggi. Pembahasan tersebut dinilai relevan mengingat Ramos Horta membawa sejumlah penerima Nobel dari berbagai bidang dalam kunjungannya ke Indonesia.

Brian mengatakan Indonesia memiliki kepentingan untuk meningkatkan kualitas riset nasional dan dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk belajar dari para peraih Nobel. Selain kerja sama riset, Brian juga menyebut terdapat kemungkinan pembahasan mengenai program pertukaran pelajar antara Indonesia dan Timor Leste.

"Kita bisa mengirimkan mahasiswa S3 kita. Itu cara yang paling efektif untuk belajar dari ilmuwan-ilmuwan peraih nobel," kata Brian.

Sebelum bertemu Prabowo di Istana, Ramos Horta sebelumnya bertemu dengan Presiden RI ke-5 sekaligus Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, di Megawati Institute, Jakata, pada Jumat (28/8), siang.

 Ramos Horta merupakan salah satu penerima hadiah Nobel Perdamaian pada tahun 1996. Ia menerima penghargaan tersebut bersama-sama Carlos Ximenes Belo atas upaya perdamaian dalam konflik di Timor Leste.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Muhamad Fajar Riyandanu

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...