Stasiun Karet Ditutup, Jumlah Penumpang Turun di Sudirman Baru Melonjak 326%
PT KAI Commuter mencatat di hari pertama pasca penutupan Stasiun Karet, terjadi kenaikan jumlah penumpang yang turun di Stasiun Sudirman Baru/BNI City pada Selasa (1/9).
Meski ada pengalihan, KAI mengatakan jumlah perjalanan Commuter Line Cikarang yang melalui stasiun tidak berubah tetap sebanyak 264 perjalanan.
KAI Commuter telah memutuskan untuk mengalihkan layanan pengguna Commuter Line Jabodetabek dari Stasiun Karet ke Stasiun BNI City. Stasiun Karet terakhir beroperasi pada 31 Agustus kemarin, dan pengalihan tersebut mulai berlaku hari ini.
“Berdasarkan data Stasiun Sudirman Baru hingga pukul 10.00 WIB, tercatat jumlah pengguna yang turun di mencapai 8.679 orang, sedangkan yang naik di angka 641 orang,” kata VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda dalam siaran pers, Selasa (1/9).
Dia menyebut angka penumpang turun di Stasiun BNI City naik 326% dibandingkan sebelum pengalihan yang biasanya tercatat hanya 2.036 orang. Karina memprediksi peningkatan pengguna yang naik di Stasiun Sudirman Baru/BNI City menjadi 20.513 orang dan yang turun menjadi 18.696 orang.
“Untuk kapasitas pengguna di stasiun ini dapat menampung sebanyak 2.000 orang setiap jamnya,” ujar Karina.
Untuk pengguna Commuter Line yang sebelumnya naik dan turun di Stasiun Karet, mulai hari ini akan dialihkan ke Stasiun Sudirman Baru/BNI City yang aksesnya dari selasar samping Stasiun Karet dan sudah terintegrasi dengan hall barat bawah Stasiun Sudirman Baru/BNI City. Fasilitas layanan pengguna di hall ini sudah dilengkapi dengan gate elektronik, loket dan fasilitas layanan lainnya.
Selain itu, dari arah Jalan Jenderal Sudirman, sudah dibuka juga pintu masuk dan keluar dengan dilengkapi gate dan petugas loket untuk memudahkan pengguna menuju perkantoran yang berada di area Sudirman.
Untuk optimalisasi layanan, KAI Commuter juga menyiapkan petugas dan fasilitas informasi dalam membantu pengguna. Terdapat petunjuk arah, petugas layanan, signage, dan pengaturan flow pengguna yang disiapkan agar perubahan pola perjalanan dapat dipahami dengan baik oleh pengguna Commuter Line.
“Untuk itu, selalu perhatikan informasi dan arahan dari petugas di stasiun,” ucapnya.
KAI Commuter juga akan melakukan evaluasi setiap hari atas peralihan layanan pengguna ini. Evaluasi dilakukan sebagai tindak lanjut dari masukan pengguna sehingga layanan operasional Commuter Line tetap optimal selama proses pekerjaan integrasi ini.
“KAI Commuter mengimbau kepada para pengguna untuk kenyamanan bersama agar selalu menjaga prasarana dan fasilitas-fasilitas pelayanan di area hall baru stasiun Sudirman Baru/BNI City ini. Untuk jadwal dan posisi Commuter Line yang akan berangkat dari Stasiun Sudirman Baru bisa dilihat melalui aplikasi C-Access,” katanya.
