Prabowo Ingin Ubah Nama BNN Jadi Badan Nasional Penanggulangan Narkotika
Presiden Prabowo Subianto berencana untuk mengubah nama Badan Narkotika Nasional (BNN) menjadi Badan Nasional Penanggulangan Narkotika (BNPN).
Ia menyampaikan hal itu saat memberikan sambutan penyerahan denda administratif dan lahan kawasan hutan tahap VIII oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, pada Selasa (6/10). "BNN badan melawan narkotika ya? Yang kita nanti akan perbaiki namanya, Badan Nasional Penanggulangan Narkotika," kata Prabowo.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum Partai Gerindra itu mengapresiasi kinerja BNN dalam memberantas jaringan peredaran narkoba di Indonesia. Prabowo mengatakan BNN telah mengungkap dan memberantas puluhan jaringan narkoba serta puluhan kampung yang menjadi lokasi peredaran narkoba.
Ia mengatakan keberadaan kampung narkoba menjadi sinyal bahwa peredaran narkotika telah berkembang hingga membentuk kawasan-kawasan tertentu yang menjadi pusat aktivitas narkoba. "Rupanya di Indonesia ini adalah kampung-kampung narkoba, ada kampung narkoba," ujarnya.
Lebih jauh, Prabowo menilai upaya memberantas kampung narkoba bukan pekerjaan ringan. Aparat penegak hukum kerap menghadapi risiko keselamatan ketika melakukan penindakan di kawasan yang menjadi lokasi peredaran narkoba. "Kalau petugas masuk, petugas yang diserang. Sudah beberapa petugas kepolisian yang mati mau tertibkan narkoba," kata Menteri Pertahanan 2019-2024 itu.
