Top News: Fadli Zon Khawatir Rugikan Institusi dan Pramono Anung Ikut Retret
Berikut adalah ringkasan berita terbaik kemarin yang menjadi fokus perhatian publik. Beberapa isu menonjol termasuk kabar Prabowo Subianto yang dikabarkan telah menunjuk tiga tokoh kunci untuk memimpin Danantara, usai peluncurannya pada 24 Februari lalu. Selain itu, dugaan peretasan bursa kripto Bybit oleh peretas Korea Utara menjadi sorotan, dengan potensi kerugian terbesar dalam sejarah.
Perkembangan politik juga diwarnai dengan keikutsertaan Pramono Anung dalam retret, yang memicu respons dari Rano Karno terkait instruksi Megawati. Sementara itu, Fadli Zon menyoroti lagu "Bayar Bayar Bayar" dari Band Sukatani, mengungkapkan kekhawatiran akan potensi kerugian yang mungkin dialami institusi tertentu.
Terakhir, rencana pembentukan Bank Emas oleh Presiden Prabowo turut menjadi perbincangan hangat. Ringkasan ini akan mengulas lebih dalam setiap isu tersebut, menyajikan informasi penting dan relevan yang banyak dibaca kemarin.
Diluncurkan 24 Februari, Prabowo Dikabarkan Sudah Putuskan Tiga Bos Danantara
Presiden Prabowo Subianto dikabarkan akan meluncurkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) pada 24 Februari 2024, dengan susunan pimpinan baru telah diputuskan. Rosan Perkasa Roeslani akan menggantikan Muliaman Hadad sebagai Kepala Danantara, sementara Pandu Sjahrir akan memimpin Holding Investasi dan Dony Oskaria akan menjadi CEO Holding Operasional BUMN. Dewan Pengawas Danantara akan diketuai oleh Menteri BUMN Erick Thohir, dengan anggota termasuk Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Muliaman Hadad.
Danantara memiliki wewenang luas dalam mengelola dividen BUMN, termasuk menyetujui penambahan modal, restrukturisasi, dan pembentukan holding, serta berinvestasi langsung maupun tidak langsung melalui kerja sama dengan pihak ketiga. Keuntungan Danantara akan disetorkan ke kas negara setelah pencadangan untuk menutup risiko kerugian investasi dan akumulasi modal. Pemeriksaan keuangan Danantara akan dilakukan oleh akuntan publik yang terdaftar pada BPK dan Kementerian BUMN. Ingin tahu lebih dalam mengenai bagaimana Danantara akan merevolusi pengelolaan aset BUMN? Klik link berita berikut untuk membaca kelanjutannya
Bursa Kripto Bybit Diduga Diretas Hacker Korea Utara, Disebut Pencurian Terbesar
Bursa kripto Bybit mengalami serangan siber yang mengakibatkan kerugian sekitar US$ 1,5 miliar atau Rp 24,5 triliun, menjadikannya potensi pencurian kripto terbesar dalam sejarah. Akibatnya, terjadi penarikan dana besar-besaran dari Bybit, memicu kekhawatiran akan kebangkrutan. CEO Bybit, Ben Zhou, berupaya menenangkan pelanggan dengan mengumumkan pinjaman dari mitra untuk menutupi kerugian dan menjamin keamanan dompet panas dan dingin lainnya, serta memastikan kelancaran proses penarikan.
Perusahaan analisis blockchain seperti Elliptic dan Arkham Intelligence melacak pergerakan kripto curian yang kemudian dihubungkan dengan Lazarus Group dari Korea Utara, kelompok hacker yang disponsori negara yang terkenal karena mencuri miliaran dolar dari industri kripto. Elliptic telah melabeli alamat pencuri untuk mencegah pencairan dana melalui bursa lain. Lalu, siapa sebenarnya yang berada di balik serangan siber ini dan apa motif mereka melakukan hal tersebut? Klik link berita berikut untuk membaca kelanjutannya
Pramono Anung Ikut Retret, Ini Respons Rano Karno soal Instruksi Megawati
Gubernur Pramono Anung dijadwalkan mengikuti retret di Akademi Militer Magelang, menyebabkan Rano Karno menjabat sebagai Gubernur DKI sementara. Namun, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengeluarkan instruksi mendadak agar kader PDIP menunda perjalanan retret tersebut, menyusul dinamika politik nasional dan penahanan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.
Pramono Anung tetap terpantau melayat ke rumah duka, sementara Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto melaporkan ketidakhadiran 47 kepala daerah dalam retret tersebut, termasuk beberapa yang berhalangan karena sakit. Retret yang seharusnya diisi materi dari menteri hingga Presiden Prabowo Subianto ini bertujuan menyelaraskan program pemerintah pusat dan daerah.Lalu, bagaimana kelanjutan dari instruksi Megawati dan dampaknya bagi para kepala daerah? Klik link berita berikut untuk membaca kelanjutannya.
Fadli Zon soal Lagu Band Sukatani Bayar Bayar Bayar: Khawatir Rugikan Institusi
Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, mendukung kebebasan berekspresi termasuk lagu 'Bayar Bayar Bayar' dari Sukatani, dengan catatan tidak menyinggung SARA atau merugikan institusi. Menurutnya, kritik terhadap oknum diperbolehkan, namun menyamaratakan penilaian terhadap seluruh institusi dapat menimbulkan masalah dan berpotensi melanggar batasan yang diatur undang-undang.
Band punk Sukatani kemudian meminta maaf kepada Kapolri dan institusi Polri atas lirik lagu 'Bayar Bayar Bayar', yang dianggap menyudutkan polisi, dan mengaku lagu itu sebenarnya ditujukan untuk oknum polisi yang melanggar. Mereka juga telah menarik lagu tersebut dari Spotify dan mengimbau pengguna media sosial untuk menghapus konten yang menggunakan lagu itu. Bagaimana kelanjutan kasus ini setelah permintaan maaf tersebut? Baca berita selanjutnya
Apa itu Bank Emas yang Mau Dibentuk Presiden Prabowo?
Bank emas, atau *bullion bank*, adalah lembaga keuangan yang fokus pada transaksi emas, termasuk perdagangan, pembiayaan, dan tabungan emas. Di Indonesia, pendirian bank emas bertujuan mengoptimalkan pengelolaan cadangan emas nasional yang selama ini banyak mengalir ke luar negeri. Bank emas diharapkan dapat meningkatkan cadangan devisa dan menstabilkan ekonomi melalui pemanfaatan potensi emas domestik.
Saat ini, Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia telah memperoleh izin OJK untuk mengelola bank emas di Indonesia, yang diatur oleh POJK Nomor 17 Tahun 2024. Kegiatan bank emas meliputi penyimpanan, pembiayaan, perdagangan, dan penitipan emas, serta aktivitas lain yang relevan. Prinsip syariah juga menjadi landasan dalam kegiatan usaha bank emas ini.
Dengan potensi yang begitu besar, mampukah bank emas benar-benar menjadi solusi untuk menstabilkan ekonomi Indonesia? Mari kita telusuri lebih dalam mengenai dampak dan tantangan yang akan dihadapi oleh bank emas di masa depan!. Klik link untuk baca kelanjutannya.
