Toyota Global Targetkan Produksi 9,2 Juta Unit Mobil Tahun ini

Happy Fajrian
3 Februari 2021, 19:56
toyota, produksi mobil,
Youtube
Toyota targetkan produksi 9,2 juta unit kendaraan di 2021, yang jika tercapai akan menjadi rekor produksi tertinggi pabrikan otomotif asal Jepang ini.

Toyota Motor Corporation menargetkan akan memproduksi 9,2 juta unit mobil tahun ini. Jika tercapai, maka ini menjadi rekor produksi tertinggi pabrikan otomotif asal Jepang tersebut dalam setahun.

Adapun target tersebut lebih tinggi 17% dari total produksi sepanjang 2020, atau naik 2% dibandingkan produksi 2019 sebelum pandemi Covid-19 melanda. Target ini sekaligus mengindikasikan bahwa Toyota telah bangkit dari dampak pandemi yang memukul perekonomian global.

Advertisement

Seperti dilaporkan Nikkei Asian Review, Toyota meyakini kondisi perekonomian dunia saat ini sudah mulai pulih dari pandemi seiring dengan momentum penjualan kendaraan di pasar Tiongkok dan pulihnya permintaan di Amerika Utara dan Jepang.

Ini sekaligus menjadi indikasi bahwa salah satu produsen otomotif terbesar dunia ini telah bangkit dari dampak pandemi Covid-19 yang memukul perekonomian global, hingga masuk kedalam jurang resesi, dan akan melakukan ekspansi secara agresif.

Adapun rencana produksi Toyota diprediksi akan berdampak positif terhadap 40 ribu pelaku industri yang terkait dengan sektor otomotif di Negeri Sakura.

Meski demikian, target produksi yang dicanangkan Toyota ini cukup ambisius. Ini lantaran sektor manufaktur di Jepang masih dalam fase kontraksi berdasarkan angka Purchasing Managers’ Index (PMI) manufakturnya yang sebesar 49,8 pada Januari 2021.

Nilai tersebut lebih rendah dibandingkan PMI Desember yang sebesar 50,0. Au Jibun Bank Japan yang merilis hasil survei tersebut melaporkan bahwa kembalinya sektor manufaktur Jepang ke fase kontraksi seiring dengan turunnya penyerapan tenaga kerja dan juga produksi.

Pelaku industri di Jepang mengaitkan penurunan produksi ini dengan kebijakan pembatasan setelah Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga menetapkan keadaan darurat nasional pada Desember 2020. Kebijakan ini mencakup Tokyo dan daerah lainnya yang menyumbang 55% dari total populasi.

Halaman:
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...
Advertisement