Tes Hampir 11,5 Ribu Spesimen, Pemerintah Sebut 80% Negatif Covid-19

Pemerintah mengklaim, 80% dari hampir 11,5 ribu spesimen yang diuji negatif Covid-19. Namun, jumlah korban meninggal mencapai 8,4% dari total kasus.
Dimas Jarot Bayu
6 April 2020, 17:22
Tes Hampir 11,5 Ribu Spesimen, Pemerintah Sebut 80% Negatif Covid-19
ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/nym/aww.
Ilustrasi, Tim medis Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan melakukan test cepat terhadap sejumlah santri yang baru tiba di Terminal Pesiapan, Tabanan, Bali, Jumat (3/4/2020).

Pemerintah mengklaim terus melakukan penelusuran orang-orang yang sempat kontak dengan pasien terinfeksi virus corona. Dari 11.460 spesimen yang telah diuji, sebanyak 8.969 di antaranya negatif Covid-19.

Hal itu berdasarkan data Public Health Emergency Operation Center (PHEOC) Kementerian Kesehatan. "Sekitar 80% di antaranya tidak terbukti virus corona," kata Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto di Gedung BNPB, Jakarta, Senin (6/4).

Namun, jumlah pasien yang terjangkit virus corona bertambah 218 orang hari ini. Maka, total kasus Covid-19 di Tanah Air mencapai 2.491 orang.

(Baca: DKI Jakarta Gelar 23 Ribu Rapid Tes, Hasilnya 589 Orang Positif Corona)

Bahkan, sejumlah tenaga medis terjangkit virus tersebut dan beberapa di antaranya meninggal dunia saat merawat pasien. "Kami prihatin masih ada sebagian tenaga kesehatan yang terpaksa menderita penyakit ini dan gugur dalam melaksanakan tugasnya," kata dia.

Ia menyatakan, pemerintah berkomitmen untuk terus mendistribusikan alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis yang merawat pasien corona. Saat ini, pemerintah memiliki 570 ribu APD.

Dari jumlah tersebut, 390 ribu di antaranya telah didistribusikan ke daerah. Kemudian, ada tambahan 105 ribu APD yang diperoleh pemerintah hari ini. 

(Baca: Kasus Baru Corona dari 19 Provinsi, Jakarta Masih Urutan Pertama)

Pada kesempatan itu, Yurianto juga menyampaikan bahwa jumlah korban meninggal dunia bertambah 11 orang hari ini. Maka, secara keseluruhan jumlahnya mencapai 209 orang atau 8,4% dari total kasus.

Rinciannya, korban tewas akibat virus corona di Jakarta dan Jawa Tengah masing-masing bertambah empat. Lalu, masing-masing satu tambahan korban meninggal di Jawa Barat, Sulawesi Selatan, dan Papua. 

Di samping itu, jumlah pasien yang sembuh bertambah 28 orang. Sebanyak 10 di antaranya berasal dari Sulawesi Selatan, dan sembilan dari Jakarta.

Pasien yang dinyatakan negatif corona di Jawa Timur bertambah delapan orang. Lalu, satu pasien di Jawa Barat sembuh. “Total (pasien yang sembuh dari corona) menjadi 192 orang," kata Yurianto.

(Baca: Satgas Covid-19: RI Bakal Produksi Massal APD dengan Bahan Baku Lokal)

Reporter: Dimas Jarot Bayu
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait