Pasien Positif Corona Capai 369, Kasus Baru Terbanyak dari Jakarta

Dari 60 kasus baru positif virus corona, 32 di antaranya berasal dari di Jakarta. Kasus baru di ibu kota merupakan yang terbanyak.
Dimas Jarot Bayu
20 Maret 2020, 16:38
Pasien Positif Corona Capai 369, Kasus Baru Terbanyak dari Jakarta
ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/aww.
Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto memberikan keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (13/3/2020).

Pemerintah mengumumkan 60 kasus baru positif virus corona, sehingga pasien yang terinfeksi di Indonesia mencapai 369 orang per hari ini (20/3). Kasus baru paling banyak berasal dari DKI Jakarta.

Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, ada 32 kasus baru positif virus corona di ibu kota negara. Lalu, penambahan terbanyak kedua berasal dari Kalimantan Timur, yakni tujuh kasus.

Posisi ketiga ditempati Jawa Timur, dengan enam kasus baru. Tiga kasus baru dari Bali. Lalu, masing-masing dua kasus baru positif virus corona dari Banten dan Kalimantan Tengah. 

(Baca: Pasien Positif Corona Bertambah Jadi 369 Kasus, 32 Orang Meninggal )

Advertisement

Jawa Barat dan Kepulauan Riau juga menyumbang kasus baru positif covid-19, yakni masing-masing satu orang. Kemudian, ada tambahan enam kasus positif corona yang masih diinvestigasi.

Dengan demikian, total ada 369 kasus positif virus corona di Tanah Air hingga hari ini. Dari jumlah tersebut, ada tambahan satu pasien yang dinyatakan sembuh dari corona. 

"Maka, jumlah total pasien yang sembuh menjadi 17 orang," kata Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto di Gedung Badan nasional Penanggulangan Bencana, Jumat (20/3).

(Baca: Deteksi Corona, Pemerintah Mulai Lakukan Rapid Test Hari Ini)

Yurianto menambahan, ada peningkatan tujuh penderita corona yang dinyatakan meninggal dunia. Jumlah tersebut naik dibanding kemarin, sebanyak enam orang meninggal dunia.

Alhasil, jumlah korban tewas akibat virus mematikan itu menjadi 32 orang. "Ini catatan yang kami dapatkan dari keseluruhan data hari ini," kata Yurianto.

(Baca: Cegah Corona, Damri Setop Sementara Operasional Angkutan Antarnegara)

Reporter: Dimas Jarot Bayu
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait