Jokowi Nyatakan 2 WNI di Indonesia Positif Virus Corona

Dimas Jarot Bayu
2 Maret 2020, 11:36
Jokowi Nyatakan 2 WNI Positif Virus Corona
ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Ilustrasi, Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (26/2/2020).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan ada dua warga negara Indonesia (WNI) yang terjangkit virus corona. Kedua WNI tersebut diketahui sempat kontak dengan warga negara Jepang berusia 41 tahun yang dinyatakan positif virus corona di Malaysia.

Jokowi mengatakan, keduanya merupakan seorang ibu berusia 64 tahun dan anaknya 31 tahun. “Dicek tadi pagi, saya dapat laporan dari Pak Menteri Kesehatan (Terawan Agus Putranto) bahwa ibu ini dan putrinya positif corona,” kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (2/3).

Kedua WNI yang terkena virus corona tersebut telah berada di rumah sakit. Mereka juga sudah mendapatkan perawatan supaya bisa kembali sehat.

(Baca: Korban Tewas Tembus 3.000, Virus Corona Mulai Merebak di AS)

Ia meminta masyarakat tak panik terkait hal ini. Sebab, pemerintah telah melakukan berbagai persiapan dalam mengantisipasi maupun menangani kasus tersebut.

Jokowi mengatakan, sudah ada lebih dari 100 rumah sakit yang memiliki ruang isolasi dengan standar yang baik. Peralatan yang dimiliki Indonesia pun sudah berstandar internasional.

(Baca: Menkes Sebut 2 WNI yang Terjangkit Virus Corona Tinggal di Depok)

Selain itu, Indonesia telah memiliki reagen yang cukup untuk mendeteksi virus corona. Sudah ada tim gabungan TNI, Polri dan sipil yang khusus menangani persoalan tersebut.

Pemerintah juga menerapkan standar operasional prosedur (SOP) berstandar internasional dalam menangani kasus tersebut. “Kami juga miliki anggaran dan sudah diprioritaskan. Karena kalau tidak serius, ini sangat berbahaya karena penyakit ini perlu kita waspadai,” kata Jokowi.

(Baca: Menkes: 2 WNI Positif Virus Corona Diisolasi di RS Sulianti Saroso)

Reporter: Dimas Jarot Bayu
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait