Telkom Jajaki Buka Blokir Netflix karena Dua Faktor

Telkom mengaku ada dua kemajuan dari hasil diskusi dengan Netflix.
Image title
Oleh Cindy Mutia Annur
2 Juli 2020, 15:38
Telkom Jajaki Buka Blokir Netflix karena Dua Faktor
123RF.com/Charnsit Ramyarupa
Ilustrasi Netflix

Telkom Group dikabarkan akan membuka blokir layanan Video on Demand (VoD) Netflix pada awal bulan ini. Perusahaan mengaku ada dua kemajuan dari hasil diskusi dengan Netflix.

“Pembukaan blokir hanya masalah waktu. Kami intens mengadakan pembicaraan," ujar Vice President Corporate Communication Telkom Arif Prabowo kepada Katadata.co.id, Kamis (2/7).

Progres dari hasil diskusi yang dimaksud, yakni Netflix sudah memiliki kebijakan penghapusan (takedown policy) konten negatif. Ini termasuk konten yang dapat menimbulkan ketidaknyaman bagi pelanggan, khususnya di Indonesia.

Netflix juga sudah menampilkan fitur-fitur pengawasan orang tua alias parental control. Ini untuk memastikan pengguna di bawah umur tak mengakses film-film dewasa.

(Baca: Menyoal Blokir Telkom terhadap Netflix, Kinerja hingga Pajak Digital)

Kemajuan kedua, perusahaan teknologi asal Amerika Serikat (AS) itu sudah menampilkan banyak film karya anak bangsa di platform. Telkom berharap bisa menyatukan visi dengan Netflix ke depan. 

Saat ini, Telkom Group dan Netlfix masih menunggu waktu yang tepat untuk menjalankan kesepakatan bersama. "Setelah ini selesai, kami akan buka blokirnya," ujar dia. 

Hanya, ia enggan memerinci target kesepakatan di antara kedua perusahaan. “Kami sudah sama-sama memiliki niat baik yang sama untuk berkolaborai. Itulah yang bisa mempercepat kesepakatan kami," ujar dia. 

(Baca: Pengguna IndiHome Bisa Akses Netflix? Begini Penjelasan Telkom)

Sebelumnya, Arif menjelaskan ada tiga syarat untuk membuka blokir Netflix. Pertama, terkait kebijakan penangguhan atau take down policy konten.

Kedua, perlindungan terhadap pelanggan. Ketiga, pemenuhan atau compliance terhadap aturan yang berlaku di Indonesia.

Pembukaan blokir Netflix oleh Telkom juga sempat ramai di media sosial pada bulan lalu. Namun, Telkom menegaskan belum membuka blokir tersebut.

Head of Communications Netflix Asia Pacific Leigh Wong sempat mengatakan, persoalan antara perusahaannya dengan Telkom bersifat business to business. Perusahaan pun masih berdiskusi terkait pemblokiran tersebut.

Ia menegaskan Netflix akan terus bernegosiasi dengan Telkom Group dan selalu terbuka untuk bekerja sama dengan perusahaan lain. (Baca: Buka Blokir Netflix di Telkomsel & Indihome, Ini Tiga Syarat Telkom)

Di sisi lain, pandemi corona membuat jumlah pelanggan Netflix melonjak 15,8 juta selama tiga bulan pertama tahun ini. Dengan demikian, perusahaan VoD ini memiliki 182,9 juta pelanggan berbayar hingga akhir Maret.

 

Reporter: Cindy Mutia Annur

Video Pilihan

Artikel Terkait