Kemenperin: 7 Tahun Jokowi, Ribuan Industri Besar Tumbuh di Luar Jawa

Kemenperin menyebutkan, ribuan industri sedang hingga besar tumbuh di luar Jawa selama pemerintahan Jokowi. Ini dinilai dari sisi jumlah dan nilai ekspor.
Desy Setyowati
31 Oktober 2021, 10:31
jokowi, kemenperin, industri
BPMI Setpres
Presiden Joko Widodo (Jokowi)

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyebutkan, ribuan industri sedang hingga besar tumbuh di luar Jawa selama pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ini dinilai sebagai hasil dari nawacita, terutama poin membangun Indonesia dari pinggiran.

“Aspek penting dari upaya membangun Indonesia dari pinggiran dalam konteks pembangunan industri manufaktur yakni keadilan, yang mencakup pemerataan dan inklusivitas. Ini sesuai konsep pembangunan Presiden Jokowi yaitu Indonesia sentris,” kata Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangan pers, Minggu (31/10).

Ia menyampaikan, laju pertumbuhan industri di luar Pulau Jawa meningkat signfikan selama pemerintahan Presiden Jokowi. Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah industri besar dan sedang naik dari 4.273 unit usaha pada 2014 menjadi 5.626 unit pada 2018.

“Penambahan jumlah industri besar dan sedang di luar Jawa ini terbilang cukup signifikan bila dibandingkan dengan perkembangan pada periode 2009 - 2014,” ujarnya.

Selama tujuh tahun masa pemerintahan Presiden Jokowi, terdapat delapan kawasan industri baru di luar Jawa. Jumlah ini belum termasuk empat kawasan industri yang sedang dalam tahap konstruksi dan dua pada fase perencanaan.

“Sebagai dampak positif dari pembangunan kawasan industri di luar Jawa, kinerja ekspor pada wilayah-wilayah tersebut meningkat sangat pesat,” kata Agus.

Ia mencontohkan kinerja ekspor Sulawesi Tengah yang naik lima kali lipat pada periode 2016 - 2020. Ekspor di provinsi ini naik dari US$ 1,5 miliar pada 2016 menjadi US$ 7,5 miliar tahun lalu.

“Pemerintah juga mengembangkan kawasan industri prioritas,” ujar dia.

Selama 2020 - 2024, pemerintah berencana mengembangkan 19 kawasan industri prioritas. Rinciannya, sembilan di Sumatera, enam Kalimantan, satu di Madura, dua di Sulawesi dan Kepulauan Maluku, serta satu di Pulau Papua.

Kawasan industri tersebut antara lain berbasis industri agro, minyak dan gas (migas), logam, batu bara, dan kedirgantaraan.

Pemerintahan Presiden Jokowi juga memacu pertumbuhan Industri Kecil dan Menengah (IKM) di luar Pulau Jawa. Selama 2015 – 2019, ada 22 sentra IKM baru di luar Jawa.

Ada lima Sentra IKM baru yang dibangun tahun lalu. “Sedangkan tahun ini, ditargetkan terbangun sentra baru di 26 kabupaten/kota melalui skema anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK),” kata Agus.

Kemenperin juga menginisiasi sejumlah program untuk mentransformasi IKM Go Digital, salah satunya melalui program e-smart IKM. Sebanyak 2.216 pelaku IKM bergabung dalam program ini sejak 2017.

Reporter: Antara
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait