Kasus Covid-19 RI Naik 1.794, Pasien Meninggal Bertambah 5 Orang

Kasus Covid-19 di Indonesia bertambah 1.794 pada hari ini. Sedangkan pasien yang meninggal dunia mencapai lima orang.
Desy Setyowati
2 Juli 2022, 18:21
covid-19, virus corona,
Muhammad Zaenuddin|Katadata
Petugas medis mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap merawat pasien Covid-19 yang menunggu di pelataran untuk mendapatkan tempat tidur perawatan di IGD RSUD Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu, (23/6/2021).

Kasus Covid-19 di Indonesia bertambah 1.794 pada hari ini (2/7). Sedangkan jumlah pasien yang meninggal dunia akibat terpapar virus corona bertambah lima orang menjadi 156.745.

Jumlah pasien sembuh bertambah 1.789 menjadi 5.918.643. Sedangkan kasus aktif 16.915.

Suspek dan spesimen yang diperiksa pada hari ini masing-masing 3.765 dan 63.226.

Jakarta menyumbang kasus Covid-19 terbanyak hari ini. Rinciannya sebagai berikut:

Advertisement
  • Jakarta 983
  • Jawa Barat 347
  • Banten 213
  • Jawa Timur 103
  • Bali 54
  • Jawa Tengah 31
  • DI Yogyakarta 15
  • Kalimantan Timur 8
  • Sumatera Utara 7
  • Kalimantan Selatan 6

Sedangkan daftar provinsi dengan jumlah pasien sembuh terbanyak pada hari ini, di antaranya:

  • Jakarta 1.300
  • Jawa Barat 202
  • Jawa Timur 112
  • Banten 94
  • Bali 43
  • Jawa Tengah 9
  • DI Yogyakarta 4
  • Kalimantan Selatan 4

Sedangkan daerah yang mencatatkan penambahan pasien meninggal dunia yaitu Jakarta tiga. Kemudian Bali dan Sulawesi Selatan masing-masing satu.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pun menyiapkan sejumlah langkah pencegahan penularan corona.  Salah satunya meninjau ulang status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) juga membantu dalam penyaluran 87 juta dosis vaksin Covid-19 ke Indonesia melalui mekanisme COVAX sepanjang tahun lalu. Capaian ini merupakan salah satu output dari kerangka kerja sama pembangunan berkelanjutan PBB dengan Indonesia pada 2021 - 2025.

Pemerintah dan PBB menjalin Kerangka Kerja Sama Pembangunan Berkelanjutan Perserikatan Bangsa-Bangsa 2021–2025 (UNDSCF). Hasil kerja sama pada tahun pertama di antaranya:

  • Mendatangkan puluhan juta vaksin
  • Melatih lebih dari 180 ribu tenaga kesehatan Indonesia saat puncak Covid-19 tahun lalu
  • Membantu dalam membentuk satgas khusus untuk mengatasi masalah kelangkaan oksigen.

"Sekarang, kami harus melipatgandakan upaya, jika ingin tetap memenuhi komitmen 'No one left behind' dan mencapai SDG pada 2030,” kata Kepala Perwakilan PBB di Indonesia Valerie Julliand dalam keterangan resmi, pekan lalu (28/6).

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait