Target 25 Ribu UMKM Dapat Sertifikat Halal, Pemerintah Siapkan 4 Cara

KNEKS menyiapkan empat cara untuk mencapai target 25 ribu UMKM meraih sertifikat halal.
 Zahwa Madjid
9 Desember 2022, 22:14
sertifikat halal, umkm, umkm syariah
ANTARA FOTO/Ampelsa
Pengunjung menyaksikan sejumlah produk Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang dipamerkan pada kegiatan penyerahan sertifikat halal di Kantor Majelis Permusyawaran Ulama (MPU), Aceh Besar, Aceh, Kamis (12/12/2019).

Komite Nasional Ekonomi Nasional dan Keuangan Syariah (KNEKS) menargetkan 25 ribu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendapatkan sertifikat halal pada 2024. KNEKS pun menyiapkan sejumlah strategi.

Pertama, membuat modul panduan untuk UMKM syariah. “Kami buat delapan modul,” kata Deputi Direktur Inkubasi Bisnis Syariah KNEKS Helma Agustiawan kepada Katadata.co.id di Bandung, Jawa Barat, Kamis (8/12).

Modul tersebut dalam bentuk tertulis yang bisa diakses melalui situs web resmi KNEKS. Ada juga yang berupa video khusus untuk UMKM binaan Bank Syariah Indonesia (BSI).

Kedua, membuat kajian terkait inkubasi bisnis kampus dan non-kampus untuk memperkuat sektor bisnis UMKM Syariah. “Sebab, sekarang banyak inkubator bisnis ‘angkat bendera putih’,” tambah Helma.

Ketiga, menyediakan layanan pengecekan skor kredit bagi UMKM. Keempat, memberikan pendampingan melalui program zona kuliner halal aman dan sehat besutan Pemerintah Kota Bandung dan forum pedagang kaki lima (PKL) Taman Valkenet Malabar, Bandung, Jawa Barat.

Kepala Bidang Usaha Non Formal UMKM  Evi Oktaviani menambahkan, pendampingan tersebut berfokus memberikan informasi mengenai halal value chain atau rantai nilai halal.

Halal value chain adalah strategi pemerintah menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia. Caranya yakni meningkatkan sosialisasi dan edukasi mengenai produksi barang halal dan percepatan sertifikasi halal, serta peningkatan ekspor produk halal.

Direktur Infrastruktur Ekosistem Syariah KNEKS Sutan Emir Hidayat mengatakan, potensi industri halal global diprediksi US$ 2,2 triliun pada 2018. Bahkan, potensi ekspor 10 makanan halal US$ 229 juta.

“Dari situ, market share Indonesia diestimasikan sekitar 39%,” ujar Emir dalam acara Muslim Life Fair 2022, Jum’at (9/12).

Reporter: Zahwa Madjid
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait