Biaya Internet Membengkak, 7 Tips Kelola Keuangan Saat Pandemi Corona

Biaya internet hingga kursus online membengkak efek pandemi corona. Ada tujuh tips mengelola keuangan, termasuk menyiapkan dana darurat.
Cindy Mutia Annur
16 April 2020, 14:41
Biaya Internet Membengkak, 7 Tips Kelola Keuangan Saat Pandemi Corona
ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/foc.
Ilustrasi, seorang siswi kelas 11 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) melakukan kegiatan belajar mengajar menggunakan internet di Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (1/4/2020).

Pandemi corona memaksa sebagian besar orang belajar dan bekerja dari rumah alias work from home. Biaya transportasi dan uang jajan memang hilang, namun pengeluaran untuk internet hingga kursus online membengkak saat virus corona mewabah.

Vice President of Risk Pintek Aries Purwo Dilliarso dan Pendiri Keluarga Kita Najeela Shihab membagikan tujuh tips mengelola keuangan selama pandemi corona. Pertama, orang tua perlu menyusun daftar kebutuhan prioritas, yakni bahan pokok dan pendidikan.

Kedua, orang tua juga harus menyiapkan dana darurat untuk mengantisipasi perekonomian yang memburuk akibat wabah Covid-19. Bagi yang masih lajang, besarannya harus empat sampai enam kali pengeluaran bulanan.

Sedangkan, dana darurat untuk keluarga sebaiknya mencapai 12 kali pengeluaran bulanan. “Biasanya dana darurat dilihat dari base practice,” kata Aries  saat video conference, Kamis (16/4).

Advertisement

(Baca: Deretan Bantuan Sosial Pandemi Corona yang Disalurkan Mulai April)

Dana darurat dapat berupa uang tunai atau deposit di bank. Ketika dibutuhkan, dana ini bisa langsung digunakan.  

Ketiga,  orang tua dapat menukar anggaran transportasi, konsumtif, ataupun hiburan keluarga untuk kebutuhan lain. "Dengan adanya pandemi ini, seharusnya kita lebih mengatur biaya-biaya yang biasanya digunakan di masa normal untuk dana darurat, pendidikan misalnya," ujar dia. 

Keempat, tidak menambah utang konsumtif selama pandemi corona. "Tahan dulu berutang, kita harus prioritaskan kebutuhan yang utama," katanya. 

(Baca: Fintech Pintek Prediksi Pinjaman untuk Pendidikan Naik Efek Corona)

Kelima, orang tua perlu mengatur biaya kursus online anak agar nantinya tidak memberatkan. Setelah mengalokasikan dana untuk kebutuhan pokok dan Pendidikan, orang tua harus menyisihkan anggaran untuk kursus anak. 

"Belajar tambahan memang penting. Tetapi saat ini banyak kelas online gratis yang bisa dimanfaatkan," ujar Aries. Orang tua bisa menghemat pengeluaran pendidikan tambahan tersebut dengan mengikuti kursus online gratis yang disediakan oleh berbagai instansi resmi. 

Di satu sisi, Aries menyadari ada banyak orang yang membutuhkan hiburan selama masa jaga jarak fisik (physical distancing) di rumah. Layanan menonton film dan musik streaming gratis hingga berbayar bisa dipertimbangkan. 

(Baca: Telkomsel & Tri Bagikan Pulsa Gratis untuk Driver Ojol & Pasien Corona)

Keenam, rutin mengkaji pengeluaran keluarga secara bersama selama pandemi corona. "Apakah pola konsumsi pokok atau kebutuhan pendidikan di rumah menjadi lebih hemat, boros, atau malah ada yang kurang terpenuhi," ujar Najeela. 

Terakhir, orang tua perlu memulai percakapan yang intens dengan anak dan memberikan pemahaman mengenai situasi finansial keluarga selama pandemi. "Apabila ada penurunan penghasilan, itu bukan hal yang tabu untuk dibicarakan kepada anak. Kkarena itu juga bakal berdampak ke anggaran dan pola konsumsi keluarga," ujar dia.

(Baca: Ruangguru, Zenius dan Quipper Beri Layanan Belajar Gratis Efek Corona)

 

Reporter: Cindy Mutia Annur
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait