Ruangguru Mitra Kartu Prakerja, Stafsus Jokowi Sebut Tak Intervensi

CEO Ruangguru mengaku tak ikut pengambilan keputusan terkait program Kartu Prakerja. Ini menanggapi tudingan konflik kepentingannya sebagai Stafsus Jokowi.
Image title
15 April 2020, 15:06
Ruangguru Respons Soal Kartu Prakerja dan Konflik Kepentingan Stafsus
instagram/@belvadevara
Staf Khusus Jokowi sekaligus CEO Ruangguru Adamas Belva Syah Devara bersama dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Konflik kepentingan Staf Khusus Presiden Joko Widodo (Jokowi) belakangan ramai dibicarakan, karena surat CEO Amartha Andi Taufan Garuda Putra terkait program Relawan Desa Lawan Covid-19 beredar luas. Kini, giliran Ruangguru menanggapi pro-kontra ini, khususnya terkait program kartu prakerja.

Ruangguru memang terlibat dalam pelaksanaan program kartu prakerja, yang anggarannya mencapai Rp 20 triliun secara nasional. Di satu sisi, CEO Ruangguru Adamas Belva Syah Devara juga menjabat sebagai staf khusus presiden.

Staf khusus presiden, yang juga menjabat petinggi startup seperti itu menjadi polemik. Utamanya setelah Andi, CEO Amartha sekaligus staf khusus presiden, mengirimkan surat dengan kop Sekretariat Kabinet untuk camat tentang keterlibatan perusahaannya dalam program Relawan Desa Lawan Covid-19.

(Baca: Program Kartu Prakerja Libatkan Tokopedia, Bukalapak, OVO & Ruangguru)

Advertisement

Menanggapi hal itu, Belva menegaskan bahwa dirinya tidak ikut dalam pengambilan keputusan apapun terkait program kartu prakerja. "Termasuk besaran anggarannya maupun mekanisme teknisnya," kata dia melalui akun Twitter @AdamasBelva, hari ini (15/4).

Besaran anggaran maupun mekanisme ditentukan langsung oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Begitu juga dengan penentuan mitra. "Tanpa intervensi siapapun. Saat ini mitra resmi pun banyak," kata Belva.

Selain Skill Academy  by Ruangguru, ada tujuh startup yang terlibat dalam memberikan pelatihan terkait program kartu prakerja. Di antaranya Tokopedia, Bukalapak, MauBelajarApa, HarukaEdu, PijarMahir, Sekolah.mu dan Sisnaker.

(Baca: Heboh Konflik Kepentingan Surat Stafsus Jokowi, CEO Amartha Minta Maaf)

Skill Academy merupakan platform terbaru Ruangguru yang memuat ratusan materi pelatihan dan kursus dalam bentuk kelas video, yang bisa diakses menggunakan internet. "Para mitra termasuk e-commerce kemudian membuka platform-nya untuk mitra umum, sehingga totalnya bisa mencapai puluhan," ujar dia.

Karena itu, ia menyatakan tidak benar bahwa seakan-akan kebijakan program kartu prakerja itu menguntungkan salah satu pihak. "Karena prosesnya jelas dan jumlah mitranya banyak saat ini, dengan total 2.000 lebih kelas dari berbagai bidang," katanya.

Direktur Produk dan Kermitraan Ruangguru Iman Usman juga mengungkapkan, dirinya yang mengambil keputusan terkait kerja sama dengan pemerintah, bukan Belva. “Saya yang mengepalai segala bentuk korespondensi antara Skillacademy dengan pemerintah,” katanya melalui akun Twitter @imanusman, kemarin malam (14/4).

(Baca: Soal Surat Konflik Kepentingan & Amartha, Jokowi Diminta Pecat Stafsus)

Iman mengatakan, delapan platform digital termasuk Ruangguru dipilih menjadi mitra karena dianggap memenuhi syarat. Mekanisme penunjukan dan persyaratannya ditentukan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Project Management Office (PMO) Kartu Prakerja.

Delapan startup yang menjadi mitra, termasuk Ruangguru, hanya untuk tahap awal saja. "Dalam berbagai kesempatan, pemerintah juga menyebutkan bahwa ke depannya sejumlah platform juga dapat terus bertambah," kata Iman.

Selain itu, program kartu prakerja merupakan bantuan yang diberikan pemerintah untuk masyarakat. Karena itu, warga dapat memilih berbagai item di platform yang memenuhi syarat dan dapat disesuaikan dengan preferensi pengguna. 

(Baca: Anggaran Kartu Prakerja Naik jadi Rp 20 Triliun, per Orang Rp 3,5 Juta)

Pengguna mempunyai kebebasan untuk memilih layanan mana yang akan dipilih.
"Berbeda dengan tender yang kita kenal selama ini, di mana penerima manfaatnya diharuskan untuk menggunakan satu atau dua layanan yang sudah ditetapkan," kata Iman.

Ia juga menegaskan bahwa Skill Academy dari Ruangguru, sebagai mitra pemerintah, tidak lahir karena adanya program kartu prakerja. Platform anyar ini sudah lama dikaji dan dikembangkan perusahaan.

Sebagai mitra kartu prakerja, Ruangguru membuka kerja sama dengan berbagai penyedia pelatihan. Ruangguru mengajukan upaya kurasi kepada PMO, apakah kelas pelatihan dianggap memenuhi kriteria atau tidak. Sejauh ini, lebih dari 2.000 kelas yang disetujui.

Kendati begitu, jabatan petinggi startup sekaligus staf khusus presiden kadung menuai pro dan kontra. Indonesia Corruption Watch (ICW) bahkan meminta Jokowi memecat staf khusus yang melakukan penyimpangan atau menggunakan jabatannya untuk kepentingan pribadi dan kelompok yang bersangkutan.

(Baca: CEO Startup Diuntungkan dari Rangkap Jabatan Staf Khusus Jokowi)

Lalu, segera evaluasi kinerja dan posisi staf khusus. “Juga mengambil langkah pemecatan bagi staf yang mempunyai posisi atau jabatan di tempat lain yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan,” tulis ICW dalam pernyataan resminya, kemarin.

Wasekjen Partai Demokrat Rachland Nasidik juga menyinggung Ruangguru yang menjadi mitra program kartu prakerja. "Perusahaan yang dipimpin stafsus milenial Presiden jadi salah satu mitra pemerintah dalam menjual pelatihan online bagi peserta kartu prakerja,” katanya melalui akun Twitter @RachlandNashidik.

Rachland menilai, anggaran yang disiapkan itu cukup besar dan bisa diperebutkan oleh delapan platform mitra. "Jadi, bila dibagi, masing-masing aplikator punya potensi meraup Rp 700 Miliar," kata dia.

(Baca: 4 Staf Khusus Jokowi Kelola Startup Dinilai Rawan Konflik Kepentingan)

Reporter: Fahmi Ahmad Burhan
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait