Efek Corona, 4 Produk Ini Lebih Diminati Ketimbang Baju Jelang Ramadan

Minat pembelian gim, makanan dan minuman, webcam hingga alkohol melalui platform digital meningkat selama Maret.
Image title
8 April 2020, 18:01
Bukan Baju, Penjualan 4 Produk Ini Melonjak Jelang Ramadan Efek Corona
ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Ilustrasi, warga memilih barang-barang belanjaan yang dijual secara daring di Jakarta, Jumat (27/12/2019).

Jelang Ramadan, empat kategori produk lebih diminati akibat pandemi corona. Keempatnya yakni produk kesehatan, penunjang kerja dari rumah, hobi, serta makanan dan minuman.

Berdasarkan catatan Katadata.co.id, penjualan pakaian dan produk kecantikan meningkat tiga kali lipat secara tahunan (year on year/yoy) di Shopee dan Lazada pada awal Ramadan tahun lalu. Kini, produk kesehatan justru lebih diminati akibat mewabahnya virus corona.

Riset dilakukan dengan membandingkan pola belanja online pada Februari dan Maret lalu, memanfaatkan data impression dari Google. Metodologi yang digunakan yakni dengan melacak minat belanja online warga Indonesia terhadap sejumlah produk selama masa pandemi.

(Baca: Shopee Target Transaksi Naik 300% Lebih Saat Ramadan meski Ada Pandemi)

Advertisement

Hasilnya, tren minat pembelian produk kesehatan seperti hand sanitizer melonjak 5.585%. Peningkatan tertinggi kedua untuk kategori ini yaitu Vitamin C 1986%. Disusul sabun pencuci tangan 1.395%, termometer 1.007%, dan masker bedah 167%.

"Minat belanja produk kesehatan secara online mengalami peningkatan yang signifikan," demikian dikutip dari laporan iPrice, Rabu (8/4).

Kedua, produk yang mendukung kerja dari rumah. Minat belanja webcam meningkat 1.572%, karena digunakan untuk rapat dan belajar online. Lalu, minta berbelanja kertas folio naik 377% sejak Februari lalu.

"Dapat diprediksi, pembelian alat tulis kantor juga akan meningkatkan dalam sebulan jika melihat tren. Apalagi, jika masa bekerja dan belajar dari rumah diperpanjang,” demikian dikutip.

(Baca: E-commerce Antisipasi Distribusi Barang jika Akses Jabodetabek Ditutup)

Ketiga, produk hobi. Minat pembelian sepeda Polygon misalnya, meningkat 1.036%. Lalu, transaksi gim Nintendo melonjak 156%. "Di Indonesia, dipastikan minat belanja produk nintendo akan terus meningkat jika periode pembatasan sosial ini diterapkan,” demikian dikutip.

Di Singapura, minat pembelian PS4 juga meningkat 714%. Sedangkan di Italia, minat pembelian produk berupa game console dan physical game naik 84% pada minggu pertama karantina wilayah (lockdown) Maret lalu.

Keempat, produk makanan dan minuman. Minat belanja mie instan Indomie Goreng meningkat 159%. Begitu juga penjualan anggur merah cap Orang Tua naik 78% dibandingkan bulan sebelumnya.

"Prediksi peningkatan pembelian produk alkohol sudah menjadi tren di negara-negara yang menjalankan lockdown," demikian dikutip. Seperti di London, penjualan minuman beralkohol secara online naik 1.000% pada Maret lalu. 

(Baca: Sambut Ramadan di Tengah Corona, E-Commerce Tawarkan Sejumlah Program)

 (REVISI: pada bagian judul dan pengantar)

Reporter: Cindy Mutia Annur
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait