Cegah Hoaks, Pesan WhatsApp Cuma Bisa Diteruskan Sekali Mulai Hari Ini

Tahun lalu, WhatsApp membatasi pesan terusan menjadi lima kali. Mulai hari ini, pesan hanya bisa diteruskan sekali.
Desy Setyowati
7 April 2020, 16:43
Cegah Hoaks, Pesan WhatsApp Cuma Bisa Diteruskan Sekali Mulai Hari Ini
Katadata
Ilustrasi WhatsApp

WhatsApp membuat kebijakan baru yang membatasi pengguna berkirim pesan. Mulai hari ini, pesan hanya bisa diteruskan ke satu percakapan dalam satu waktu.

Perusahaan pengembang aplikasi percakapan asal Amerika Serikat (AS) itu menilai, pesan yang dikirim berkali-kali bersifat kurang personal. “Apakah meneruskan pesan selalu bermakna buruk? Tentu tidak,” kata WhatsApp dalam pernyataan resminya, Selasa (7/4).

Mereka memahami bahwa banyak pengguna meneruskan informasi yang bermanfaat, video lucu, meme, maupun kata-kata mutiara atau doa. Namun, perusahaan di bawah naungan Facebook khawatir bahwa limpahan pesan terusan berpotensi mengandung misinformasi ataupun hoaks.

(Baca: Hoaks Corona Capai 466: Pekerja Tiongkok di Ancol hingga Rukiah Trump)

Advertisement

“Kami percaya sangat penting untuk menghambat penyebaran pesan-pesan ini agar WhatsApp tetap menjadi tempat yang tepat untuk menjalin percakapan personal,” kata perusahaan.

Pada awal tahun lalu, WhatsApp membatasi pesan terusan menjadi hanya lima kali di Indonesia. Alhasil, pesan yang diteruskan turun 25% secara global pada saat itu.

Selama ini, pesan di WhatsApp memang bisa diteruskan menggunakan ikon panah ganda (double arrows). Perusahaan juga menunjukkan bahwa pesan itu merupakan terusan, untuk menunjukkan bahwa konten itu tidak berasal dari kontak terdekat pengguna.

(Baca: Mulai Besok, WhatsApp Batasi Pesan Terusan Hanya Lima Kali)

Selain membatasi pesan terusan, WhatsApp bekerja secara Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan lebih dari 20 kementerian kesehatan di seluruh dunia, untuk menghubungkan orang-orang dengan informasi yang akurat. Lembaga otoritas telah mengirim ratusan juta pesan secara langsung melalui platform ini.

Di Indonesia, perusahaan bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) meluncurkan chatbot terkait Covid-19. Pengguna dapat mengirimkan chat ke nomor resmi WhatsApp chatbot Covid-19 di 0811-3339-9000 dan menerima jawaban berupa pilihan informasi terkait pandemi corona.

Layanan chatbot itu dirancang sebagai salah satu kanal resmi pemerintah Indonesia untuk menyediakan sumber informasi akurat terkait virus corona. (Baca: Kasus Corona Bertambah, Kominfo Blokir 250 Hoaks & Kembangkan Chatbot)

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait