Setop Layanan GoMassage Efek Virus Corona, Gojek Beri Kompensasi Mitra

Layanan GoMassage dihentikan sejak kemarin (26/3) guna mengantisipasi penularan virus corona. Mitra akan mendapat kompensasi dan dana santunan.
Image title
27 Maret 2020, 13:39
Hentikan Layanan GoMassage Efek Corona, Gojek Beri Kompensasi Mitra
Katadata/Agustiyanti
Ilustrasi GoLife dari Gojek.

Gojek menghentikan sementara layanan GoMassage di platform GoLife guna mengantisipasi penularan virus corona. Karena itu, decacorn Tanah Air ini memberikan kompensasi kepada mitra.

Kebijakan itu diambil lantaran layanan GoMassage membutuhkan kontak fisik secara langsung. Di satu sisi, masyarakat diminta menjaga jarak satu sama lain (physical distanding) guna menekan penyebaran virus corona.

Karena itu, layanan GoMassage dihentikan sementara. “Penghentian layanan sementara berlangsung secara serentak di semua wilayah utama layanan GoLife mulai 26 Maret 2020,” kata VP Corporate Affairs Gojek Judica Nababan kepada Katadata.co.id, Jumat (27/3).

Selain kompensasi, mitra GoMassage yang terinfeksi virus corona akan mendapat dana santunan sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku. (Baca: Tak Perlu ke RS, Cek & Konsultasi Gratis soal Corona Lewat 5 Aplikasi)

Advertisement

GoLife akan terus memantau perkembangan covid-19 dan mengevaluasi penghentian sementara layanan GoMassage, berdasakan kebijakan pemerintah. “Kami telah mengomunikasikan kepada mitra agar tetap mengaktifkan aplikasi GoLife untuk mendapatkan informasi terbaru,” kata dia.

Kendati demikian, layanan GoClean di GoLife tetap tersedia. Hanya, ada beberapa protokol keamanan dan keselamatan yang harus diperhatikan dan diterapkan mitra.

Protokol itu di antaranya membatasi jarak pemesanan (booking) dengan radius maksimal tiga kilometer. Memberlakukan cek kesehatan harian untuk memastikan mitra GoClean dalam kondisi sehat yaitu tidak memiliki gangguan pernafasan, sakit tenggorokan, batuk dan pilek, serta suhu badan normal.

(Baca: Pendapatan Pengemudi Anjlok, Petinggi Gojek Sumbang 25% Gaji Setahun)

Melengkapi mitra dengan alat pelindung diri meliputi masker, sarung tangan, hand sanitizer atau sabun dan cairan disinfektan. Mewajibkan mitra mencuci tangan dan mensterilkan peralatan kebersihan sebelum dan setelah menyediakan layanan.

Menyertakan penyemprotan cairan disinfektan pada setiap layanan pembersihan tempat tinggal maupun kendaraan. Lalu, menjaga jarak interaksi dengan konsumen minimal satu meter selama proses layanan. 

(Baca: Gojek dan Grab Sebut Order GoFood dan GrabFood Naik meski Ada Corona)

Perusahaan juga meminta pelanggan mengisi syarat dan ketentuan untuk konfirmasi kondisi kesehatan. Di antaranya tidak ada riwayat perjalanan ke luar negeri 14 hari terakhir dan tak berhubungan dengan Orang Dalam Pemantauan (ODP) atau Pasien Dalam Pemantauan (PDP) Covid-19.

Mitra akan mengajukan pertanyaan sebelum memulai layanan. Mitra GoLife berhak membatalkan pesanan secara sepihak apabila pelanggan memiliki indikasi sedang sakit.

Pelanggan juga harus mengisi Form Siaga Covid-19 tentang kelengkapan standar operasional prosedur (SOP) mitra GoClean setelah layanan selesai. (Baca: Corona Mewabah, Gojek & Grab Beri Pengemudi Bantuan Keuangan & Masker)

Reporter: Cindy Mutia Annur
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait