Kominfo Minta Telkomsel hingga XL Perkuat Layanan Internet Efek Corona

Akibat kebijakan belajar dan bekerja di rumah guna meminimalkan penyebaran virus corona, Kominfo minta Telkomsel hingga Indosat perkuat layanan internet.
Image title
16 Maret 2020, 17:10
Kominfo Minta Telkomsel hingga XL Axiata Perkuat Layanan Internet Efek kebijakan bekerja di rumah terkait virus Corona
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Sejumlah pengunjung menyaksikan matahari muncul di Gunung Bromo di Jawa Timur (18/10/2019).

Pemerintah meminta masyarakat dan siswa bekerja dan belajar dari rumah guna meminimalkan penyebaran virus corona. Karena itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) meminta perusahaan telekomunikasi seperti Telkomsel dan XL Axiata meningkatkan layanan internet.

“Untuk mendukung kebijakan mengatasi pandemi corona di antaranya penyediaan bandwith dan kualitas layanan yang baik, penangkalan hoaks, dan insentif lainnya,” kata Menteri Kominfo Johnny Plate saat konferensi pers di kantornya, Jakarta, Senin (16/3). 

Perusahaan telekomunikasi juga sudah memperkirakan potensi kenaikan permintaan layanan data selama kebijakan bekerja dari rumah alias work form home berlangsung. "Optimum penggunaan berapa dan trafik paling tinggi di mana, secara teknis akan dilakukan penyelenggara," katanya.

(Baca: Telkomsel Gratiskan Kuota 30 GB untuk Pengguna Ruangguru Efek Corona)

Advertisement

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro optimistis perusahaan bisa memenuhi permintaan layanan internet. “Penambahan itu tidak bisa dilakukan seketika. Ada di software dan hardware,” kata dia.

Perusahaan pelat merah itu sudah menyiapkan infrastruktur guna mengantisipasi peningkatan layanan internet sejak akhir pekan lalu. Selain itu, anak usaha Telkom ini menyediakan 24 teknisi jaringan.

Telkomsel juga bekerja sama dengan startup bidang pendidikan, Ruangguru menyediakan kuota internet 30 Gigabyte (GB) gratis selama sebulan. Hal ini untuk mendukung siswa yang belajar dari rumah.

(Baca: Antrean MRT- Transjakarta Padat, Social Distancing Sulit Diterapkan)

Head Communication XL Tri Wahyuningsih juga menyampaikan bahwa perusahaannya optimistis dapat memenuhi peningkatan permintaan layanan internet. “Pengawasan terhadap performa dan kualitas jaringan tentu terus dilakukan XL Axiata selama 24 jam untuk mengantisipasi potensi lonjakan trafik,” katanya kepada Katadata.co.id.

Perusahaan menyeimbangkan trafik terlebih dulu guna guna memastikan perfoma jaringan terjaga. “Jika diperlukan, penambahan kapasitas jaringan akan dilakukan,” ujar Tri.

Presiden Direktur Smartfren Merza Fachys mengatakan, ada kenaikan trafik sekitar 10-15% dari Februari ke Maret. “Namun masih normal,” katanya. Ia menjamin kapasitas jaringan perusahaan memadai jika ada lonjakan permintaan layanan data akibat penerapan kebijakan belajar dan bekerja dari rumah.

(Baca: Cegah Corona, Pegawai Gojek, Grab, OVO & Tokopedia Juga Kerja di Rumah)

Sedangkan Indosat Ooredoo mengeluarkan beberapa program untuk mendukung social distancing akibat mewabahnya virus corona. Di antaranya perkuliahan online lewat kerja sama dengan sejumlah lembaga pendidikan, gratis pengiriman Surat Izin Mengemudi (SIM) online, serta telepon ke nomor hotline Halo Kemenkes tanpa dipungut biaya.

President Director sekaligus CEO Indosat Ooredoo Ahmad Al-Neama mencatat ada kenaikan permintaan layanan data dan telepon selama sebulan terakhir. “Kami memastikan performa jaringan dalam mendukung komunikasi lancar bagi pelanggan, termasuk kesiapan kapasitas untuk melayani peningkatan trafik,” katanya dalam siaran pers.

(Baca: Jokowi: Pemerintah Pusat yang Putuskan soal Kebijakan Lockdown)

Reporter: Fahmi Ahmad Burhan
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait