Pertama di Jepang, SoftBank Luncurkan Layanan 5G Bulan Ini

SoftBank rugi 99% akhir 2019, karena para unicornnya gencar bakar uang. Kini, SoftBank menyediakan layanan 5G di Jepang, mendahului tiga pesaingnya.
Cindy Mutia Annur
6 Maret 2020, 10:25
Pertama di Jepang, SoftBank Luncurkan Layanan 5G Bulan Ini
123RF.com/Tupungato
Ilustrasi, pejalan kaki melintas di salah satu gedung Softbank di Jepang.

Raksasa teknologi SoftBank Corp berencana meluncurkan layanan jaringan internet generasi kelima (5G) di Jepang pada 27 Maret nanti. Layanan 5G ini akan menjadi yang pertama di Negeri Sakura.

SoftBank menyaingi Rakuten Inc yang berencana menyediakan layanan 4G di Jepang April nanti. Belum lagi, SoftBank bakal menjual empat ponsel pintar (smartphone) berbasis 5G dari empat produsen yakni Sharp, ZTE Corp., Oppo Co., dan LG Electronics Inc.

SoftBank akan mengenakan biaya tambahan ¥ 1.000 atau sekitar Rp 134 ribu per bulan kepada pelanggannya. Paket data bulanan 50GB dibanderol ¥ 6.500 dengan diskon  ¥ 1.000 untuk tahun pertama.

(Baca: Anak Usaha Rugi Besar, Laba SoftBank Anjlok Hingga 99% )

Advertisement

Dikutip dari Japan Times, layanan jaringan 5G milik SoftBank itu bakal tersedia di Tokyo, Osaka, Chiba, Aichi, Hiroshima, Ishikawa dan Fukuoka mulai 31 Maret. Perusahaan juga berencana membangun lebih dari 10 ribu Base Transceiver Station (BTS) pada akhir Maret 2023.

Operator telepon seluler terbesar ketiga di Jepang bersaing juga dengan KDDI Corp. dan NTT Docomo Inc. Keduanya berencana meluncurkan layanan 5G pada musim semi ini. Sedangkan, Rakuten menargetkan bisa menyediakan 5G pada Juni nanti.

Jaringan 5G diklaim dapat mengirim dan menerima data 100 kali lebih cepat dibanding 4G. Pengguna bahkan dapat mengunduh film hanya dalam beberapa detik, dari sebelumnya bisa mencapai dua jam.

(Baca: 8.000 Kali Lebih Cepat Dibanding 5G, 6G Bisa Ganggu Riset Astronomis)

Di Indonesia, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) juga tengah mengkaji frekuensi untuk jaringan 5G. Kementerian berharap ibu kota baru yakni Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur menjadi kota cerdas (smart city) pertama yang mengimplementasikan teknologi itu.

Menteri Kominfo Johnny Plate mengatakan, pemerintah, penyelenggara teknologi hingga perusahaan telekomunikasi tengah menguji coba 5G. Namun, ia belum bisa memperkirakan kapan teknologi itu bisa diterapkan secara nasional. “Pada saat semua ekosistemnya siap (targetnya)," ujar dia, Januari lalu (28/1).

(Baca: Telkomsel hingga Indosat Selesaikan Satu PR, Baru Indonesia Adopsi 5G)

Reporter: Cindy Mutia Annur
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait