Gojek Tanggapi Viral Mitra GoFood Catut Nama Restoran Terkenal

Pengguna Twitter ungkap ada sejumlah mitra GoFood yang mencatut nama merek restoran terkenal. Gojek menilai, beberapa tidak melanggar SOP.
Image title
24 Februari 2020, 16:09
Gojek Tanggapi Viral Mitra GoFood Catut Nama Restoran Terkenal
Go-Jek
Ilustrasi, GoFood Festival

Pengguna Twitter mengungkap temuan beberapa mitra GoFood yang meniru nama restoran terkenal. Gojek sudah menerima laporan terkait hal itu, salah satunya mitra di Yogyakarta.

Mitra yang tidak sebutkan namanya itu memakai nama merek dagang restoran lain. Namun, berdasarkan kajian Gojek, mitra GoFood tersebut tidak melanggar Standar Operasional Prosedur (SOP).

Walaupun salah satu yang diatur dalam SOP itu yakni melarang plagiat merek. "Ada beberapa laporan dan kami kasih edukasi agar tidak terjadi hal seperti ini (meniru merek)," kata Vice President Corporate Affairs Food Ecosystem Rosel Lavina di Jakarta, Senin (24/2).

Apabila produk dan merek toko atau restoran sama namun pemiliknya berbeda, maka pendaftarannya otomatis ditolak sistem GoFood. “Tidak akan ter-approve. Kami verifikasi dulu, apakah itu franchise (waralaba)," ujar Rosel.

Advertisement

(Baca: Makin Ketat, Gojek & Grab Rilis Fitur Baru Pesan-Antar Makanan di 2020)

Temuan itu diungkap oleh salah satu pengguna Twitter Dadad Sesa dengan nama akun @Javafoodie_. Ia mengunggah tangkapan layar tentang dua mitra GoFood dengan nama Rm Padang Duta Minang Asli dan Duta Minang Family. “Kanan yang asli (Duta Minang Family),” kata dia, pekan lalu (19/2).

Dia juga mengunggah beberapa tangkapan layar yang memuat gambar nama-nama mitra GoFood dengan nama yang hampir mirip. Di antaranya Sego Sambel Bu Ahmad, Ayam Geprek Malioboro, Bebek Goreng Pak Gendut, Gado-gado Monjali, Nasi Bali Bu Carik, Indomie Upsize, Bebek Goreng Pak Slamet, dan Sate Ayam Artomoro.

Menurut Dadad, para mitra yang memakai nama mirip restoran terkenal itu menincar turis yang belum mengenal merek aslinya. "Pokoknya target mereka itu turis yang order (mitra) yang buka 24 jam,” kata dia.

(Baca: Mengejar Grab, Gojek Sudah Luncurkan 20 Cloud Kitchen)

Cuitan itu ditanggapi beberapa pengguna yang mengaku pernah memesan di mitra GoFood yang namanya mirip restoran terkenal. “Yang ‘Pak Slamet’ ini pesa nasi bebek goreng hanya dikasih sayap bagian ujung. Hoaks sekali,” kata salah satu pengguna Twitter @chintaimbran.

Pengguna Twitter lainnya Rahmat Syaifulloh mengungkapkan pengalaman serupa. Ia pernah membeli makanan di mitra dengan nama Bebek Pak Slamet, namun kualitas produknya menurun.

Pria yang mengaku pengemudi ojek online itu mengaku pernah kebingungan mencari mitra sesuai pesanan, sebab ada beberapa toko dengan nama yang sama. (Baca: Bukan Promosi, Gojek Fokus 3 Layanan untuk Dorong Transaksi di 2020)

Ia juga pernah mendapat pesanan di toko yang namanya mirip restoran terkenal. Namun begitu sampai di lokasi, ia merasa kualitasnya menurun. Sebab, ia beberapa kali mendapat pesanan di restoran dengan merek dagang tersebut.

“Kalau mau order makanan yang teliti. Kalau udah order tolong driver-nya jangan ‘dikacangin’, saya selalu chat atau telpon untuk memastikan apakah sudah pernah order di sana sebelumnya. Kalau belum, saya beritahu. Kalau mau dibatalkan, saya sangat ikhlas,” kata dia melalui akun Twitter @Sarawuttanaphon.

(Baca: Pendapatan Naik 2 Kali Lipat, Gojek Ungkap Kinerja 5 Layanan pada 2019)

 

Reporter: Fahmi Ahmad Burhan
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait