Ini Dua Sosok Pengganti Nadiem, Bos Baru Gojek

Gojek mengatakan telah memiliki rencana yang matang ke depan dan akan segera mengumumkan rencana tersebut dalam waktu dekat.
Desy Setyowati
Oleh Desy Setyowati
21 Oktober 2019, 18:13
Nadiem jadi calon menteri Jokowi, Gojek angkat Andre dan Kevin jadi co-CEO
Gojek
(kanan-kiri) Founder dan CEO Gojek Grup Nadiem Makarim, Co-Founder Gojek Kevin Aluwi, dan Presiden Gojek Grup Andre Soelistyo, saat peresmian logo baru Gojek di Kantor Gojek HQ, Jakarta (22/7). Nadiem jadi calon menteri Jokowi, Gojek angkat Andre dan Kevin jadi co-CEO.

Pendiri Gojek Nadiem Makarim resmi mengundurkan diri dari perusahaannya dan menerima tawaran Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menjadi menteri dalam kabinet baru. Gojek pun menunjuk Andre Soelistyo dan Kevin Aluwi sebagai co-CEO.

Andre sebelumnya menjabat Presiden Gojek Group sejak Januari 2016. Ia juga pernah menjabat sebagai Executive Director Northstar Group sejak Juli 2008. Anak usaha Northstar Group, NSI Ventures berinvestasi di Gojek pada 2015.

Ia pun pernah menduduki posisi Head of Corporate Finance PT Delta Dunia Makmur Tbk sejak 2009 hingga 2011. Andre juga menjabat sebagai Management Trainee di Triputra Group sepanjang 2005-2008.

Berdasarkan profil Linked-In miliknya, Andre menempuh pendidikan di University of Technology, Sydney. Ia memperoleh gelar Bachelor of Science in Information Technology (BSc) pada 2005.

(Baca: Banjir Investasi Asing, Go-jek Pastikan Pendiri Masih Pegang Kendali)

Andre sempat mengatakan bahwa perusahaannya tengah mengumpulkan pendanaan US$ 2 miliar atau sekitar Rp 28,4 triliun, yang ditarget tercapai sebelum akhir tahun ini. Investasi itu akan dipakai untuk memperkuat layanan pembayaran atau GoPay dan pesan-antar makanan atau GoFood.

Sedangkan Kevin menempuh pendidikan di University of Southern California - Marshall School of Business di Los Angeles, California, Amerika Serikat. Ia memperoleh gelar Bachelor of Corporate Finance, Entrepreneurship, and International Relations.

Kevin mengawali karier sebagai analis di Higgins Marcus & Lovett dan Salem Partners LLC sejak Oktober 2009 hingga Desember 2010. Lalu, ia bekerja di anak usaha Djarum, Merah Putih Inc pada Mei 2011 hingga Februari 2012.

(Baca: Babak Baru Pertarungan Gojek dan Grab di Tiga Layanan)

Kemudian, ia menjabat sebagai Head of Business Inteligence Zalora Indonesia sepanjang Februari 2012 sampai April 2014. Lalu ia menduduki jabatan Chief Financial Officer (CFO) Gojek sejak April 2014. Setelah itu membangun data di decacorn Tanah Air itu.

Chief Corporate Affairs Gojek Nila Marita mengatakan, keduanya bakal menggantikan Nadiem memimpin perusahaan. “Mereka akan berbagi tanggung jawab untuk menjalankan perusahaan sebagai co-CEO, dengan fokus membawa perusahaan ke tahap selanjutnya,” kata dia dalam keterangan resmi, Senin (21/10).

Nila mengatakan, perusahaannya telah memiliki rencana yang matang ke depan dan akan segera mengumumkan rencana tersebut dalam waktu dekat.

(Baca: Bos Gojek Bocorkan Cara Kerja Teknologinya kepada 25 Startup)

 

Reporter: Desy Setyowati

Video Pilihan

Artikel Terkait