Panggilan Video Audio di WhatsApp Bisa Pakai Asisten Virtual Google

Google mengatakan, layanan anyar ini belum tersebar merata di seluruh dunia.
Image title
Oleh Cindy Mutia Annur
9 September 2019, 10:18
Panggilan video dan audio lewat WhatsApp bisa menggunakan asisten virtual Google
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Panggilan video dan audio lewat WhatsApp bisa menggunakan asisten virtual Google.

Google kian gencar memperkaya fitur Google Assistant dengan menggandeng beberapa pihak ketiga. Kali ini, pengguna bisa memerintah asisten virtual itu untuk mengirim pesan lewat WhatsApp.

Hanya dengan suara, pengguna bisa berkirim pesan di WhatsApp. Bahkan, pengguna Google Assistant dapat melakukan panggilan video atau audio tanpa harus menyentuh ponsel pintar (smartphone).

Pengguna hanya perlu mengucap "Hai Google, WhatsApp video lalu sebut nama kontak yang dituju," kata Google dalam blog resminya, dikutip dari 9to5Google, Sabtu (7/9) lalu.

(Baca: WhatsApp Dikabarkan Akan Sediakan Layanan Pembayaran di Indonesia)

Untuk dapat menggunakan layanan ini, tentunya pengguna harus memiliki aplikasi WhatsApp terlebih dulu. Google mengatakan fitur ini sudah tersedia di ponsel Android. Namun, kemungkinan belum tersebar secara merata di seluruh negara.

Hanya, pengguna harus memastikan bahwa nama kontak di WhatsApp ditulis secara jelas agar tidak membuat asisten virtual Google bingung. Lalu, pengguna perlu mengubah pengaturan Bahasa dari bahasa Inggris menjadi Indonesia.

Sebelumnya, panggilan audio melalui Google Assistant hanya bisa berfungsi melalui dialer jaringan tradisional atau telepon pada umumnya. Sedangkan untuk video, perintah terhadap asisten virtual ini terhubung dengan Google Hangout atau Google Duo.

(Baca: Google Selidiki Kasus Kebocoran Data Suara di Layanannya)

Karena Google sudah bekerja sama dengan WhatsApp, maka layanan asisten virtual diperluas. Untuk memanggil asisten virtual Google, pengguna hanya perlu mengatakan ‘oke Google’.

Google pun telah menginformasikan layanan anyar ini kepada para penggunanya melalui email. Perusahaan menyampaikan bahwa fitur ini aman.

Perusahaan mengatakan, pengguna tidak perlu khawatir jika layanan tidak berfungsi saat awal mencoba. Hanya perlu menunggu sebentar, kata Google, fitur ini semestinya bisa langsung digunakan.

Google menilai, kendala seperti itu bisa saja terjadi karena adanya ‘peluncuran lambat’. Karena itu, perusahaan memperkirakan butuh beberapa hari supaya layanan bisa dimanfaatkan secara menyeluruh dan optimal.

(Baca: Sekarang Pesan Go-Jek Bisa Melalui Asisten Google )

 

Video Pilihan

Artikel Terkait