Akulaku Bakal Rilis Kredit UMKM dan Kendaraan Akhir 2019

Rencananya, UMKM bisa meminjam hingga Rp 50 juta di Akulaku.
Cindy Mutia Annur
1 Juli 2019, 18:16
Akulaku, Pembiayaan Kendaraan Bermotor, Kredit UMKM
Instagram/@akulaku_id
Ilustrasi, Director of Corporate Affairs and Public Relations Akulaku Indonesia Anggie Setia Ariningsih (paling kanan). Akulaku meluncurkan produk pembiayaan untuk UMKM dan kendaraan bermotor akhir tahun ini.

Perusahaan teknologi finansial di bidang pinjam-meminjam (fintech lending) Akulaku berencana merambah sektor produktif, dengan merilis pinjaman untuk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Fintech lending ini juga bakal meluncurkan produk pembiayaan untuk kendaraan bermotor (car loan).

Rencananya, kedua produk pinjaman itu diluncurkan pada akhir tahun ini. “Kami akan gandeng platform lain (untuk meluncurkan kedua produk ini),” kata Director of Corporate Affairs and Public Relations Akulaku Indonesia Anggie Setia Ariningsih di Jakarta, Senin (1/7).

Selama ini, Akulaku menyediakan pinjaman bersifat konsumtif (consumer loan) seperti belanja di e-commerce. Namun, Akulaku memandang sektor produktif cukup potensial. Apalagi, ada sekitar 120 ribu pedagang di layanan e-commerce di platform-nya yang juga meminjam.

(Baca: Survei PwC: 74% UMKM Belum Dapat Akses Pembiayaan)

Advertisement

Karena itu, Akulaku ingin meluncurkan produk kredit untuk UMKM termasuk penjual di e-commerce. “Pinjaman yang untuk UMKM bisa sampai Rp 50 juta,” kata dia. Namun, ia belum mau merinci tenor maupun besaran bunga yang ditetapkan untuk pembiayaan UMKM tersebut.

Akulaku menargetkan pinjaman yang disalurkan untuk UMKM mencapai 20% dari total pembiayaan. Anggie optimistis target ini bisa tercapai karena jumlah UMKM di Indonesia yang belum mendapat akses pembiayaan cukup besar. Akan tetapi, ia akan mengutamakan pinjaman untuk mitra penjual di platform-nya, karena memiliki rekam jejak peminjam.

Selain itu, Akulaku melihat potensi yang cukup besar di sektor kredit kendaraan bermotor. Namun, Akulaku mewajibkan peminjamnya untuk menjadikan Buku Kepemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) sebagai jaminan pinjaman. “Nilainya lebih besar dari pinjaman UMKM, karena ada jaminan,” katanya.

(Baca: Akulaku akan Akuisisi Bank Yudha, OJK: Belum Terima Laporan)

Akulaku sudah menyalurkan pinjaman Rp 9,8 triliun hingga akhir tahun lalu. Sejak awal tahun ini, Akulaku mencatat pembiayaan yang disalurkan bisa mencapai Rp 1,5 triliun setiap bulannya. Karena itu, Akulaku optimistis penyaluran pembiayaan bisa tumbuh dua hingga tiga kali lipat dibanding tahun lalu.

Jumlah pengguna Akulaku mencapai 20 juta per Kuartal I 2019 atau tumbuh 200 % dibanding periode sama tahun lalu. Namun, Anggie enggan menyebutkan target pengguna tahun ini.

(Baca: Gandeng Akulaku, Bukalapak Luncurkan Fitur Cicilan)

Reporter: Cindy Mutia Annur
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait