Dapat Modal Rp 170 Miliar, KoinWorks Akan Kembangkan Teknologi

KoinWorks akan menggunakan tambahan modal tersebut untuk pengembangan sistem dan teknologi guna menjangkau konsumen di seluruh Indonesia.
Desy Setyowati
Oleh Desy Setyowati
25 Juni 2019, 13:41
KoinWorks meraih pendanaan seri B
KoinWorks
Ilustrasi. KoinWorks meraih pendanaan seri B senilai S$ 16,5 juta atau sekitar Rp 170 miliar.

Perusahaan teknologi finansial (fintech) KoinWorks meraih pendanaan seri B senilai S$ 16,5 juta atau sekitar Rp 170 miliar. Pendanaan itu rencananya akan digunakan untuk pengembangan sistem dan teknologi guna menjangkau konsumen di seluruh Indonesia.

Pendanaan terebut dipimpin oleh EV Growth dan Quona Capital, bersama dengan investor lainnya. “Sebenarnya jumlah investor di seri B lebih banyak peminatnya dari yang kami perkirakan. Namun, kami harus memilih investor yang memiliki  visi misi yang sama guna perkembangan KoinWorks kedepannya,” kata Co-Founder sekaligus Executive Chairman KoinWorks Willy Arifin dalam siaran pers, Selasa (25/6).

Willy menyampaikan, tambahan modal ini juga akan digunakan untuk memperkuat tim dan kemitraan KoinWorks. Saat ini, perusahaan memiliki 300 ribu pengguna di Indonesia. “Saat kami memulai KoinWorks, kami berusaha untuk mendemokratisasikan keuangan di Indonesia dan mendorong inklusi keuangan secara bersamaan,” kata Willy.

(Baca: Startup Logistik Triplogic Salurkan Kredit via Modalku dan KoinWorks)

KoinWorks didirikan pada 2016 oleh Willy dan Benedicto Haryono, yang menjabat sebagai Co-founder sekaligus  CEO perusahaan. Benedicto menyampaikan, perusahaannya telah menyalurkan pinjaman produktif kepada ratusan ribu Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Indonesia.

Ia mencatat, pertumbuhan nilai penyaluran pinjaman dan pengguna di KoinWorks meningkat signifikan selama tiga tahun terakhir ini. Hanya, ia tidak merinci peningkatan nilai penyaluran pinjaman ataupun penggunanya.

Benedicto mengatakan, lebih dari 60% pemberi pinjaman di platform KoinWorks merupakan generasi milenial. Lalu, 70% di antaranya mengaku bahwa KoinWorks adalah instrumen investasi pertama mereka.

(Baca: Belasan Fintech Antre Izin OJK Akhir Tahun Ini)

Partner EV Growth Wilson Cuaca menambahkan, penduduk di Indonesia masih menghadapi kesenjangan antara akses dan kenyamanan dalam memperoleh produk investasi dan pinjaman. “Kami sangat terkesan dengan perkembangan pesat KoinWorks,” kata dia.

Co-Founder sekaligus Partner Quona Capital Ganesh Rengaswamy mengatakan, perusahananya memiliki misi yang sama dengan KoinWorks, yakni inklusi finansial di Indonesia. “Peran KoinWorks dalam mengembangkan UKM sudah tidak diragukan lagi. Kami sangat antusias dalam mendukung KoinWorks untuk memperkuat posisinya di pasar Indonesia,” katanya.

Sebelumnya, KoinWorks menerima pendanaan Seri A pada 2018. Pendanaan itu diperoleh dari Mandiri Capital Indonesia, Convergence Ventures, Gunung Sewu, Beeblebrox dan Quona Capital. 

 (Baca: Tiga Perusahaan Digital Berkolaborasi Bantu Pengembangan Bisnis UKM)

Video Pilihan

Artikel Terkait