Rilis Reno Series, OPPO Saingi Samsung hingga Huawei di Segmen Premium

Penjualan smartphone premium tumbuh 14%, ketika pengiriman secara global turun 3% pada tahun lalu.
Desy Setyowati
18 Juni 2019, 14:18
OPPO Bersaing dengan Samsung, Apple hingga Huawei, Smartphone Kelas Premium
OPPO
OPPO luncurkan Reno Series di Indonesia. OPPO bakal bersaing dengan Samsung hingga Huawei di pasar smartphone kelas premium.

Produsen ponsel pintar (smartphone) OPPO resmi meluncurkan OPPO Reno Series di Indonesia, kemarin (17/6). Melalui produk terbarunya ini, OPPO bakal bersaing dengan Samsung, Apple hingga Huawei di segmen premium.

Ponsel seri Reno ini hadir dalam dua varian yakni OPPO Reno 10x Zoom dan Reno, yang dibanderol Rp 13 juta dan Rp 8 juta. Reno Series ini mengedepankan kamera, performa, dan daya tahan layar. “OPPO Reno Series akan berperan sebagai dasar dari pengembangan smartphone OPPO berikutnya,” ujar CEO OPPO Indonesia Ivan Lau dalam siaran persnya.

Dari segi tampilan, ponsel Reno 10x Zoom dilengkapi dengan layar OLED 6,6 inci. Sedangkan varian Reno mempunyai layar OLED 6,4 inci. Tepian bagian bawah keduanya berukuran 3,5mm. Karena ukuran tepiannya kecil, rasio screen-to-body Reno Series hingga 93,1%.

Selain itu, OPPO Reno Series dilengkapi dengan Corning® Gorilla glass generasi keenam. OPPO mengklaim, kaca layar ponsel kedua varian ini lebih tahan terhadap benturan.

Advertisement

(Baca: Hasil Riset: Apple Kuasai Pasar Smartphone Premium)

OPPO juga fokus pada kamera. OPPO menempatkan kamera belakang Reno Series di bawah penampang berbahan kaca dengan panel 3D yang melengkung. Hal ini bertujuan untuk memudahkan pengguna menggenggam ponsel saat akan memotret.

Kamera depan, fitur pencahayaan atau soft light, dan lampu kilat belakang di kedua varian ponsel ini disembunyikan dalam struktur pivot-rising. Struktur ini akan muncul dalam waktu 0,8 detik, ketika pengguna ingin melakukan swafoto atau pemindaian wajah. Struktur ini akan otomatis tertutup ketika sudah tidak digunakan.

OPPO Reno 10x Zoom dilengkapi tiga kamera belakang yakni utama, telephoto, dan sudut lebar. Ketiga kamera ini masing-masing memiliki resolusi 48 MP, 13 MP, dan 8 MP. Jika digunakan bersamaan, ketiga kamera ini bisa menghasilkan full-focal-length  sebesar 16mm-160mm. Gambar yang dihasilkan pun bisa diperbesar hingga 10 kali hybrid.

Kamera utama Reno 10x Zoom menggunakan alat stabilisasi gambar (optical image stabilization/OIS) dan sistem fokus closed-loop focusing motor. Dengan begitu, gambar yang dihasilkan bisa lebih jelas.

(Baca: Samsung Siap Luncurkan Ponsel Galaxy S10 pada 20 Februari 2019)

Supaya mudah digunakan, OPPO menyematkan lensa telephoto periskop secara horizontal. Ketebalan lensa telephoto dikikis melalui teknologi D-Cut. Lensa ini juga digabung dengan kamera utama dan sudut lebar.

Ketiga inovasi tersebut membuat lensa OPPO Reno 10x Zoom menjadi tipis, yakni 5,75 mm. Untuk memastikan kualitas  gambar saat diperbesar, Reno 10x Zoom juga menggunakan desain OIS ganda pada lensa primer dan telephoto.

Kamera kedua varian  ponsel ini juga dilengkapi dengan sensor Sony IMX586 48MP untuk memudahkan pengguna mengambil potret pada malam hari. Tersedia fitur Ultra Night Mode 2.0 untuk meningkatkan kejernihan dan kecerahan gambar melalui pengurangan multi-frame noise dan teknologi HDR multi-frame. Dengan begitu, kamera bisa memberi efek warna kulit lebih realistis pada gambar wajah.

(Baca: Huawei Seri P30 Resmi Dirilis, Konsumen Rela Antre Lama)

Khusus untuk varian Reno 10x Zoom, tersedia teknologi perekaman video 4K UHD dengan frame rate 60fps. Perangkat ini juga dilengkapi dengan stabililasi gambar optik dan elektronik.

Kedua varian ini  juga dilengkapi dengan sensor sidik jari di bawah layar yang peka terhadap cahaya. Sistem penerangan dan algoritma teranyar pada sensor sidik jari ini diklaim bisa meningkatkan tingkat keakuratan pembacaan hingga 28,5%.

Dari sisi perangkat keras, varian Reno 10x Zoom didukung prosesor Qualcomm Snapdragon 855. Seri ini memiliki kapasitas RAM dan ROM 8 GB+256 GB, dan baterai 4.065mAh. Sedangkan varian Reno didukung prosesor Snapdragon 710 dan baterai berkapasitas 3.765 mAh.

Kedua varian ini juga dilengkapi dengan teknologi pengisian daya cepat VOOC 3.0. Selain itu, OPPO Reno Series memiliki solusi optimalisasi Hyper Boost 2.0 yang mencakup tiga modul terpisah yakni Game Boost, System Boost, dan App Boost. Solusi ini diklaim meningkatkan kecepatan sistem dan pembukaan aplikasi.

OPPO Saingi Samsung hingga Huawei di Segmen Premium

Melalui peluncuran Reno Series ini, OPPO bakal bersaing dengan produsen smartphone kelas premium seperti Samsung, Apple dan Huawei. Berdasarkan data Counterpoint Research, Apple menguasai 51% pangsa pasar smartphone premium di dunia.

Posisi kedua ditempati oleh Samsung, dengan 22% pangsa pasar ponsel premium di 2018. Pencapaian ini juga turun dibanding 2017 yang sebesar 23%. Posisi ketiga diisi oleh Huawei yang pasarnya mencapai 10%. Pangsa pasar Huawei ini naik dibanding 2017 yang hanya delapan persen.

Sedangkan OPPO menduduki posisi keempat dengan pangsa pasar smartphone premiumnya hanya enam persen di dunia. Disusul oleh OnePlus yang pangsa pasarnya dua persen.

Penjualan smartphone premium seharga lebih dari US$ 400 atau sekitar Rp 5,6 juta tumbuh 14% secara tahunan (year on year/yoy) pada 2018. Padahal penjualan smartphone global turun tiga persen. Karena itu, segmen ini dianggap potensial untuk digarap.

(Baca: Setelah Kalahkan Apple, Huawei Berpeluang Menyalip Samsung)

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait