Luncurkan GoNgaso untuk Pemudik, Gojek Target 50 Ribu Transaksi GoFood

Cindy Mutia Annur
28 Mei 2019, 14:43
Gojek meluncurkan program GoNgaso
Katadata/Cindy Mutia Annur
Gojek meluncurkan program GoNgaso untuk para pemudik di tol Trans Jawa.

Perusahaan penyedia layanan on-demand  Gojek menghadirkan posko rehat bernama GoNgaso untuk keperluan mudik lebaran. Gojek mengintegrasikan GoNgaso dengan GoFood, GoAuto, dan GoMassage. Gojek menargetkan, ada 50 ribu transaksi layanan GoFood lewat GoNgaso dalam sepekan musim mudik lebaran.

GoNgaso merupakan posko yang diperuntukan bagi pemudik untuk beristirahat. Gojek menyediakan delapan titik GoNgaso di tol Trans Jawa, selama 29 Mei hingga 4 Juni. Di posko tersebut, terdapat puluhan mitra GoFood, GoAuto, dan GoMassage.

Senior Marketing Manager GoFood Marsela Renata mengatakan, ada sekitar lima variasi kuliner di setiap posko GoNgaso. “Selama tujuh hari program GoNgaso berjalan, kami berharap bisa mencapai 50 ribu transaksi (GoFood),” kata dia di kantornya, Selasa (28/5).

(Baca: Hindari Risiko Tinggi, Ini Tips Aman Mudik Melalui Jalan Darat)

Ia optimistis target tersebut bisa tercapai. Sebab, berdasarkan kajian Gojek, pemudik membutuhkan layanan makanan dan minuman. Selain itu, pemudik membutuhkan layanan pijat dan cuci kendaraan.

Delapan titik posko GoNgaso di antaranya Rest Area KM 88 A Cipularang, KM 207 A Cirebon, KM 397 A, KM 391 A Batang , KM 519 A Masaran Sragen, KM 538 A Ngrampal Sragen, KM 597 A Madiun, dan KM 725 A Gresik. GoAuto dan GoMassage hanya ada di Rest Area KM 88 A Cipularang dan KM 725 A Gresik.

Para pemudik bisa menikmati layanan GoMassage gratis selama 15 menit. Sedangkan layanan GoAuto yang tersedia di posko GoNgaso adalah jasa cuci kaca mobil secara gratis. Namun, jam operasional GoNgaso sejak 06.00 hingga 22.00.

Untuk menyediakan layanan GoNgaso ini, Gojek bermitra dengan situs direktori dan gaya hidup, Alamat.com. Situs ini membantu para pemudik menemukan rest area dengan berbagai informasi seperti restoran, masjid, bengkel, dan sebagainya.

(Baca: Traveloka hingga Tokopedia Bersaing Sediakan Layanan Asuransi Mudik)

Namun, situs Alamat.com belum terintegrasi dengan platform Gojek. “Ke depan, mungkin bisa kami bicarakan integrasi yang lebih dalam lagi bersama Gojek,” ujar Pendiri sekaligus CEO Alamat.com Daniel Cahyadi.

Kepala Subdirektorat (Kasubdit) Angkutan Multimoda Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Ahmad Wahyudi menambahkan, kementeriannya memprediksi pemudik paling banyak berasal dari Banten, Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), serta Bandung pada tahun ini. Setidaknya, ada 18,2 juta pemudik dari daerah tersebut.

Untuk meminimalkan kemacetan di jalur mudik dari ketiga wilayah tersebut, Kemenhub memberlakukan skenario satu arah (one way). Selain itu, menurutnya kehadiran GoNgaso menjadi salah satu solusi untuk mengurai kepadatan di jalan tol Trans Jawa. “Kami mendorong inisiatif GoNgaso ini karena akan sangat membantu kelancaran arus mudik,” ujarnya.

(Baca: Mudik Lewat Jalan Tol Diskon 15%)

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait