East Ventures Suntik Modal Media Ekonomi Berbahasa Tiongkok 7.5 Degree

Situs media ini menyediakan informasi terkait ekonomi baru seperti fintech, e-commerce dan lainnya dalam bahasa lokal di Tiongkok dan Asia Tenggara.
Desy Setyowati
8 Mei 2019, 14:39
East Ventures suntik modal
East Ventures
(Kiri-kanan) Managing Partner East Ventures Willson Cuaca, CEO 7.5 Degree Li Yufu, Chief Editor 7.5 Degree Lin Xibang.

Modal ventura Tanah Air, East Ventures suntik modal platform informasi dan layanan asal Singapura, 7.5 Degree. Platform ini fokus memberikan informasi terkait industri ekonomi baru di Asia Tenggara dan Tiongkok.

Pendanaan yang diberikan East Ventures merupakan tahap awal (seed funding). Namun, East Ventures tidak menyebutkan besaran investasi yang diberikan kepada 7.5 Degree.

Menurut Managing Partner dari East Ventures Willson Cuaca, 7.5 Degree menjembatani masyarakat Tiongkok untuk mendapat informasi terkait ekonomi baru di Asia Tenggara, begitu pun sebaliknya. “Kami belum pernah melihat situs berita khusus seperti 7.5 Degree sebelumnya,” ujarnya dalam siaran pers, Rabu (8/5).

(Baca: IDN Media Dapat Pendanaan Seri C dari EV Growth dan LINE)

Ekonomi baru yang dimaksud seperti financial technology (fintech), e-commerce, mata uang virtual (cryptocurrency) dan lain sebagainya. Menurut Willson, situs berita ini bisa menjadi alat bantu bagi masyarakat Tiongkok dalam memahami perkembangan ekonomi baru di Asia Tenggara, begitu pun sebaliknya.

Situs media 7.5 Degree diluncurkan di Singapura pada September 2017. Saat ini, platform tersebut menyediakan lebih dari 350 artikel berbahasa Tiongkok. Konsumen 7.5 Degree biasanya pelaku startup. Untuk memperluas pasar, 7.5 Degree mendistribusikan artikel lewat berbagai kanal, seperti WeChat.

Pendiri sekaligus CEO 7.5 Degree Li Yufu menyampaikan, tambahan modal dari East Ventures ini rencananya digunakan untuk merekrut jurnalis lokal, terutama di Indonesia, Vietnam, dan Singapura. Namun, ia tidak menyebutkan jumlah jurnalis yang bakal direkrut.

Berdasarkan laporan e-Conomy SEA 2018 yang disusun oleh Google dan Temasek, pasar internet ekonomi di Asia Tenggara diperkirakan melampaui US$240 miliar atau sekitar Rp 3.430 triliun pada 2025. Berkaca dari potensi tersebut, 7.5 Degree hadir dengan informasi terkait ekonomi baru di regional.

(Baca: Stockbit Kantongi Pendanaan Seri A yang Dipimpin East Ventures)

Pada Desember 2018, 7.5 Degree meluncurkan layanan baru yang disebut Invmall. Lewat layanan ini, 7.5 Degree mendorong interaksi di antara pelaku bisnis teknologi di Asia Tenggara dan Tiongkok. Invmall memungkinkan para pendiri startup terhubung dengan investor di kedua wilayah ini.

Untuk mewujudkan interaksi antara pelaku dan investor tersebut, 7.5 Degree mengintegrasikan layanannya dengan email atau aplikasi percakapan, seperti WhatsApp. “Sedikit sekali penyedia layanan yang memenuhi kebutuhan startup tahap awal lokal untuk mendapatkan pendanaan. Jika kami bisa membantu, ini akan membuka kesempatan yang besar bagi mereka untuk tumbuh dan berkembang,” ujarnya.

Menurutnya, layanan seperti Invmall dibutuhkan di Asia Tenggara dan Tiongkok. Sebab, sepengetahuannya perusahaan investasi dari Jepang, Tiongkok, dan Timur Tengah sedang aktif mencari unicorn baru wilayah ini. Unicorn adalah istilah bagi startup bervaluasi lebih dari US$ 1 miliar.

Selain itu, 7.5 Degree rutin mengadakan SEA-Commerce Summits di pusat ekonomi internet di Asia seperti Singapura, Beijing, Ho Chi Minh, Bangkok, dan Jakarta. Dalam waktu dekat, 7.5 Degree bakal mengadakan acara tersebut di Jakarta, pada 17 Mei 2019.

(Baca: East Ventures Suntik Modal Startup Logistik, Triplogic)

Reporter: Desy Setyowati

Video Pilihan

Artikel Terkait