Mendekati Target, Modalku Salurkan Pinjaman Rp 5,84 Triliun

Modalku akan ekspansi ke negara dengan jumlah penduduk yang belum memiliki akses keuangan cukup besar.
Desy Setyowati
Oleh Desy Setyowati
2 Mei 2019, 18:58
Modalku, Fintech Pinjaman, Ekspansi
modalku
CEO sekaligus Co-Founder Modalku Reynold Wijaya dan COO sekaligus Co-Founder Modalku Iwan Kurniawan

Funding Societies, yang merupakan induk Modalku sudah menyalurkan pinjaman senilai Rp 5,84 triliun per hari ini (2/5) di Asia Tenggara. Pinjaman tersebut mendekati peningkatan pada tahun lalu, yang mencapai Rp 3 triliun.

Sebab, perusahaan financial technology (fintech) pinjaman (lending) ini menyalurkan pinjaman Rp 3 triliun sepanjang tahun lalu. Tahun ini, Funding Societies berhasil menyalurkan pinjaman Rp 2,84 triliun dalam kurun waktu empat bulan. Alhasil, pinjaman yang disalurkan oleh Funding Societies mencapai Rp 5,84 triliun saat ini.

Dari jumlah pinjaman tersebut, sekitar Rp 3,55 triliun di antaranya disalurkan ke UMKM di Indonesia. “Pinjaman itu (keseluruhan) disalurkan kepada lebih dari 10 ribu peminjam atau 477 ribu transaksi,” kata Co-Founder sekaligus COO Modalku Iwan Kurniawan di Union Space, Jakarta, Kamis (2/5).

(Baca: Modalku Salurkan Total Pinjaman Rp4 Triliun hingga 2018)

Dari pinjaman tersebut, rasio kredit bermasalah (Non Performing loan/NPL) mencapai  0,99% di tiga negara per 2 Mei 2019. Tingkat pengembalian pinjamannya pun mencapai 98,3%. “NPL tidak jauh dari perbankan,” kata dia.

Modalku merupakan perusahaan fintech pinjaman yang fokus memberikan pinjaman bersifat produktif, seperti Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Saat ini, Funding Societies hadir di Singapura, Indonesia, dan Malaysia.

Kendati sudah terdaftar sejak akhir 2016, Modalku belum juga mendapat izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). “Semoga dalam waktu dekat, kami sudah mendapat izin dari OJK,” katanya.

 

(Baca: Targetkan Penyaluran Kredit Rp 3 T, Modalku Ekspansi ke Asia Tenggara)

Sejalan dengan perkembangan tersebut, induk usaha Modalku ini ingin ekspansi ke pasar lain di Asia Tenggara. Namun Iwan enggan menyampaikan negara mana yang dituju. Dia hanya menyebutkan kriteria pasar tersebut, yakni jumlah penduduk yang belum memiliki akses keuangan cukup besar.

Selain itu, Modalku akan mencari mitra lokal yang bisa membantu mereka mengenal pasar di negara tersebut. “Negara yang besar itu menarik bagi kami, tapi ujungnya di sana ada mitra lokal yang bisa kami percaya atau tidak,” kata Iwan.

Adapun besaran pinjaman yang diberikan Modalku mulai dari Rp 50 juta sampai Rp 2 miliar per unit usaha, dengan tenor tiga hingga 2 tahun. Sementara, bunga yang ditawarkan berkisar 12-26% per tahun.

(Baca: Startup Logistik Triplogic Salurkan Kredit via Modalku dan KoinWorks)

Reporter: Desy Setyowati

Video Pilihan

Artikel Terkait