Shopee Target Ekspor 5 Ribu Produk Lokal ke Malaysia dan Singapura

Shopee bakal memilih 10 mitra penjual untuk mengekspor produknya ke Malaysia dan Singapura pada tahun ini.
Desy Setyowati
30 April 2019, 19:09
E-commerce, Shopee, UMKM, Ekspor Produk Lokal
Shopee
Zaskia Adya Mecca dan Country Brand Manager Shopee Rezki Yanuar

Perusahaan e-commerce,  Shopee menggelar program Kreasi Nusantara dari Lokal untuk Global. Lewat program tersebut, Shoppe menargetkan bisa mengekspor 5 ribu produk buatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ke Malaysia dan Singapura pada tahun ini.

Shopee bakal memilih 10 mitra penjual untuk menjalankan program ini. UMKM ini dipilih dari sekitar 50 ribu mitra yang bergabung di Kampus Shopee. “Kami kejar produk yang terbaik,” ujar Country Brand Manager Shopee Rezki Yanuar saat konferensi pers di kantornya, Jakarta, Selasa (30/4).

(Baca: Shopee Gandeng UMKM Lokal ke Pasar ASEAN)

E-commerce asal Singapura ini bakal menyeleksi mitra untuk mengikuti program ini. Kriterianya, mitra tersebut harus memproduksi barang sendiri atau bukan reseller. Shopee juga akan mengkaji kualitas produk dan kesiapan mitra memproduksi barang. Selain itu, riwayat transaksi mitra penjual harus baik.

Dengan begitu, Rezki berharap UMKM yang terpilih sudah siap untuk mengekspor barangnya sebelum Desember 2019. “Setidaknya, saat program 11.11 pada November sudah siap,” kata dia.

(Baca: Shopee Kaji Ekspor Produk Lokal ke Enam Negara)

Rezki menjelaskan, alasan Shopee memilih Malaysia dan Singapura sebagai tujuan ekspor adalah karena pasarnya yang mirip dengan Indonesia. Misalnya, produk busana muslim diminati di Indonesia dan Malaysia.

Bila program ekspor produk lokal ke Malaysia dan Singapura ini berhasil, Shopee bakal mengkaji pasar negara lain. Sejauh ini, Rezki melihat ada tujuh negara potensial untuk menjadi tujuan ekspor produk lokal. Hanya, ia tidak menyebutkan secara rinci negara tersebut.

(Baca: Ke Bali, Jack Ma Janji Promosikan Produk Indonesia Lewat Alibaba)

Untuk menjalankan program ini, Shopee bekerja sama dengan instansi terkait seperti Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan dan Kementerian Perdagangan. Dia berharap, kerja sama ini bisa mempermudah proses ekspor produk lokal.

Apalagi, ia mencatat bahwa ada tantangan di bidang logistik dan pembayaran terkait ekspor produk lokal. “Untuk logistik, kami bekerja sama dengan pemerintah supaya biaya bea dan cukai tidak mahal. Metode pembayaran juga kami siapkan,” kata dia.

(Baca: Dorong Ekspor UKM, Lazada Kembangkan Logistik Asia Tenggara)

Melalui program ini, Shopee juga akan mengedukasi UMKM yang terpilih terkait pengenalan potensi pasar dan industri di Malaysia dan Singapura. Shopee juga memberikan tips dan trik dalam berjualan di luar negeri.

Salah satu UMKM yang terpilih untuk mengekspor produknya adalah zaskiamecca, merek milik Zaskia Adya Mecca. “Saya berharap semuanya dapat belajar lebih banyak tentang strategi e-commerce lokal dan regional setelah program ini. Dengan program ini, saya berharap brand lokal seperti kami dapat memperoleh eksposur yang lebih besar di negara lain,” ujar Zaskia.

(Baca: Perusahaan E-Commerce Jumore Bantu Ekspor Produk Indonesia ke Tiongkok)

Reporter: Cindy Mutia Annur

Video Pilihan

Artikel Terkait