Didukung Unilever, Startup Logistik Asal Malaysia Siap Masuk Indonesia

Unilever berharap, kemitraan dengan TheLorry ini menghemat biaya logistik hingga 12%.
Image title
Oleh Cindy Mutia Annur
18 April 2019, 16:56
Startup, Logistik, Unilever, TheLorry
Instagram/@thelorry,id
Startup logistik TheLorry

Startup logistik asal Malaysia, TheLorry mengumumkan kemitraan strategisnya dengan Unilever. Lewat kolaborasi ini, TheLorry bakal memperluas pasarnya ke Thailand, Indonesia, Vietnam, dan Filipina.

Berdasarkan keterangan resmi yang dikutip DealStreetAsia, Unilever juga berinvestasi di startup ini. Karena itu, Unilever memiliki ekuitas dalam bentuk saham preferen di TheLorry. Namun, nilai investasinya tidak disebutkan.

Head of Supply Chain and Manufacturing Southeast Asia, Australasia and Head of Global Logistics Unilever Olivier Carnet mengatakan, perusahaan sudah mempelajari model logistik yang digarap TheLorry sejak 2017. “Kami mengumumkan fase selanjutnya dari kolaborasi ini, karena kami mendukung ekspansi TheLorry di seluruh kawasan,” ujar dia dikutip dari DealStreetAsia, Selasa (16/4).

(Baca: Tumbuh Pesat, Startup Logistik Waresix Optimistis Hasilkan Laba)

Lewat kesepakatan ini, TheLorry terhubung dengan proses distribusi produk-produk Unilever. Keduanya pun sudah menjalankan kemitraan uji coba di Malaysia. Selama masa percobaan itu, TheLorry menyelesaikan 620 pengiriman dalam waktu dua bulan.

Kemitraan tersebut melibatkan startup besutan Unilever, yaitu Unilever Foundry. Berdasarkan catatan Unilever, keberhasilan pengiriman pesanan mencapai 99,2% atas kerja sama ini. Bahkan, perusahaan menghemat biaya logistik hingga 6,2% dibanding sebelumnya.

(Baca: Tujuh Isu Besar Ekonomi Digital: Keamanan Data hingga Logistik)

Berkaca dari pencapaian tersebut, Unilever memutuskan untuk bermitra dengan TheLorry selama tiga tahun ke depan. Unilever berharap, kemitraan ini menghemat biaya logistik hingga 12% dan tingkat keberhasilan pengiriman 99,5%. Pengajuan bukti pengiriman tepat waktu (proof of delivery/POD) ditarget mencapai 100%.

Unilever juga akan mendukung ekspansi TheLorry ke empat negara. Sebab, ekspansi ini juga memperluas rantai pasok Unilever. Selain itu, TheLorry berencana mengidentifikasi hubungan bisnis baru dengan pelanggan dan perusahaan lain di Asia Tenggara.

(Baca: Grab Luncurkan GrabExpess Car, Layanan Pengiriman Barang dengan Mobil)

TheLorry didirikan pada 2014. Startup ini mengumpulkan US$ 5,85 juta lewat pendanaan Seri B pada bulan ini. Pendanaan ini dipimpin oleh FirstFloor Capital, dan diikuri oleh Dana Etis PNB-INSPiRE I, Cradle Seed Ventures, Axiata Digital Innovation Fund, serta SPH Ventures.

Reporter: Cindy Mutia Annur

Video Pilihan

Artikel Terkait