Jokowi Pernah Pesan Makanan Lewat Go-Food ke Istana Bogor

Mitra pengemudi Go-Jek yang mengantar pesanan itu mendapat hadiah sepeda.
Desy Setyowati
12 April 2019, 07:13
 Presiden Republik Indonesia Joko Widodo hadir dalam Malam Penghargaan Mitra Juara GOJEK 2019
GOJEK
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo hadir dalam Malam Penghargaan Mitra Juara GOJEK 2019

Presiden Joko Widodo ternyata pernah memesan makanan melalui Go-Food ke Istana Bogor. Hal itu disampaikannya saat menghadiri acara Mitra Juara Gojek di Ecovention, Ancol, Jakarta.

Pada kesempatan itu, Jokowi memberikan hadiah sepeda kepada bernama Nasrull Kamal, seorang mitra pengemudi Gojek yang pernah mengantar pesanannya. Jokowi berjanji, sepeda itu dikirim langsung ke rumah Nasrull hari ini, Jumat (12/4). "Sebelum sore sudah sampai sepedanya. Jauh dekat pasti sampai ke rumah," kata dia di Ecovention, Ancol, Jakarta, Kamis (11/4) kemarin.

(Baca: Dibolehkan KPU, Jokowi Teruskan Bagi-bagi Sepeda di Masa Kampanye)

Awalnya, Jokowi hanya bercerita kalau dirinya pernah memesan gado-gado dan satai melalui Go-Food yang diantarkan ke Istana Bogor. Dia pun bertanya pada para hadirin, "Ada yang pernah antar pesanan satai dan gado-gado ke Istana Bogor? Kalau hadir di sini saya beri hadiah," katanya.

Lantas Nasrull mengacungkan jari dan berjalan menuju panggung. Sesampainya di panggung, Jokowi mengajukan beberapa pertanyaan kepada Nasrull. "Apa pesanan saya yang diantar ke Istana Bogor?" tanya Jokowi. Nasrull menjawab, Sate Senayan.

(Baca: Di Daftar Go-Food, Orins Kalahkan Martabak Anak Jokowi)

Lalu, Jokowi bertanya lagi seputar waktu pemesanan. Nasrull menjawab, pesanan dilakukan tahun ini dan pada sore hari. "Satainya apa?" tanya Jokowi lagi. Nasrull pun menjawab satai ayam. Nasrull juga menjawab dengan benar pertanyaan terakhir soal pintu Istana Bogor yang menjadi titik pengambilan pesanan. "Yang ada pohon beringin," ujar Nasrull.

Pentingnya Adopsi Teknologi

Selain memberi hadiah, Jokowi menyampaikan pidatonya terkait ekonomi digital. Dia berharap, masyarakat tidak alergi dengan teknologi baru sebab bermanfaat bagi masyarakat. "Jangan terbelenggu teknologi lama," ujar dia.

Dia mencontohkan Gojek, startup di bidang teknologi yang menyediakan 21 layanan. Selain itu, ada tiga startup yang mendapat penghargaan dalam acaa tersebut yakni Wahyoo, HaloSis, dan Du'Anyam yang menurut Jokowi bisa dijadikan contoh.

(Baca: Nyaris Jadi Decacorn, Nadiem: Pendanaan Gojek Selalu Mulus )

Wahyoo menghubungkan lebih dari 5 ribu warung makan ke platformnya. Lewat integrasi ini, Wahyoo memfasilitasi pemilik warung makan dengan produsen bahan baku.

Halosis membantu lebih dari 3 ribu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memasarkan produknya secara online. Lalu Du'Anyam turut memasarkan kerajinan tangan masyarakat Indonesia, terutama Ibu Rumah Tangga di wilayah Timur Indonesia.

Jokowi berharap, ada lebih banyak generasi muda Indonesia yang mendirikan startup berbasis teknologi. "Ini saatnya startup Indonesia scale up ke regional dan pentas dunia. Ini sudah dilakukan Gojek," ujar dia.

Reporter: Desy Setyowati
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait