Gelar Promo dan Konser, Lazada Raih 318 Juta Kunjungan dalam Sepekan

Penjualan selama penyelenggaraan Lazada Super Party meningkat 15 kali lipat dibanding hari biasa di Asia Tenggara.
Desy Setyowati
1 April 2019, 14:30
Kallula dan Dipha Barus
Katadata
Kallula feat Dipha Barus membawakan lagu "No One Can Stop Us" untuk acara Lazada Super Par7y di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Kota Tangerang, Selasa (26/3).

Perusahaan e-commerce  Lazada menggelar serangkaian promo dan konser dalam rangka perayaan ulang tahun ketujuh pada pekan lalu. Lazada pun meraih 318 juta kunjungan ke situs dan aplikasinya dalam sepekan kemarin.

CEO Lazada Group Pierre Poignant mengatakan penonton siaran langsung (live streaming) konser Lazada Super Party pada 26 Maret kemarin mencapai 12 juta di enam negara. Keenam negara yang menjadi cakupan Lazada itu di antaranya Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.

Selain itu, LazGame sudah dimainkan 5,9 juta orang di Indonesia sejak diluncurkan pada 21 Maret lalu. Lazada memang merilis fitur siaran langsung dan tiga gim dalam rangka memperingati hari jadinya yang ketujuh. Selain LazGame, dua gim lainnya adalah Splash, dan Crazy Flash Sale. Langkah ini ditempuh karena Lazada ingin mengukuhkan diri sebagai shoppertainment.

(Baca: Lazada Gaet 155 Ribu Penjual dan 3 Ribu Brand Sepanjang 2018)

Advertisement

Sejalan dengan hal itu, penggunaan aplikasi meningkat 2,5 kali lipat dibandingkan perayaan ulang tahun Lazada tahun lalu. Penjualan selama penyelenggaraan Lazada Super Party pun meningkat 15 kali lipat dibandingkan hari biasa di Asia Tenggara.

“Integrasi teknologi infrastruktur Lazada dengan Alibaba akan membuka lebih banyak nilai tambah bagi semua yang terlibat,” kata Pierre dalam siaran pers, Senin (1/4).

(Baca: Telisik Kuasa Alibaba di Lazada: Teknologi, Logistik hingga Pembayaran)

Konsep berbelanja yang terintegrasi dengan layanan hiburan ini sejalan dengan strategi investor Lazada, yakni Alibaba. Alasan pemanfaatan layanan hiburan ini mengacu pada besarnya penetrasi ponsel pintar (smartphone) dan internet di keenam negara yang menjadi cakupan Lazada.

Dengan begitu, Lazada berharap bisa meningkatkan jumlah kunjungan, khususnya melalui aplikasi. Lazada pun menargetkan bisa menggaet 300 juta konsumen di enam negara pada 2030. Dengan jumlah populasi negara-negara ASEAN saat ini sekitar 650 juta jiwa, maka Lazada menargetkan hampir separuhnya  menjadi konsumen mereka.

(Baca: Lazada Berencana Rilis Fitur Pinjaman bagi Mitra Penjual)

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait