Wisatawan Nasional Ramai ke Luar Negeri, Passpod Untung Rp 2,9 M

Aset Passpod pun meningkat dari Rp 5,6 miliar di 2017 menjadi Rp 85,7 pada tahun lalu.
Desy Setyowati
1 April 2019, 12:58
Passpod
Passpod
Pencatatan saham perdana Passpod di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (29/10).

Perusahaan teknologi penyedia jasa sewa modem wifi, PT Yelooo Integra Datanet Tbk (Passpod) membukukan laba Rp 2,9 miliar pada tahun lalu. Pencapaian ini meningkat 757,2 % dibanding tahun lalu yang sebesar Rp 383 juta.

CEO Passpod Hiro Whardana mengatakan, salah satu penopang keuntungan Passpod adalah banyaknya wisatawan Indonesia yang bepergian ke luar negeri (outbond traveler). Aset Passpod pun meningkat 1.530 %dari Rp 5,6 miliar di 2017 menjadi Rp 85,7 miliar pada tahun lalu.

Pencapaian ini ditunjang oleh pertumbuhan wisatawan nasional yang ke luar negeri sebesar 7,48 % secara tahunan (year on year/yoy) atau naik 9,75 juta orang pada 2018. “Ini menjadi salah satu faktor penunjang semakin luasnya kebutuhan akan akses internet di luar negeri,” ujarnya dalam siaran pers, Senin (1/4).

(Baca: Passpod Tawarkan Produk Asuransi Perjalanan Sinar Mas)

Hiro mengatakan, pertumbuhan wisatawan nasional yang ke luar negeri sesuai dengan perkiraan perusahaan. Sejalan dengan hal itu, perencanaan perusahaan dan eksekusinya menjadi semakin matang, sehingga laba dan aset Passpod tumbuh signifikan.

Salah satu strategi yang ditempuh Passpod adalah menggencarkan pemasaran. “Peluang dari banyaknya wisatawan nasional yang ke luar negeri itu kami manfaatkan dengan melakukan berbagai program marketing guna meningkatkan kesadaran terhadap layanan perseroan," ujar dia.

(Baca: Passpod Berencana Ekspansi ke Lima Negara di Asia)

Seiring dengan strategi itu, penjualan layanan Passpod mencapai Rp 27,4 miliar atau naik 255 % dibanding 2017 yang senilai Rp 7,7 miliar. "Pemanfaatan momentum peak season untuk negara-negara tujuan favorit dan penawaran paket bundling tiket atraksi di negara tujuan memberikan hasil yang sangat signifikan,” katanya.

Alhasil, ia mencatat bahwa pemesanan modem pada periode Juni dan Desember penuh. Padahal, Passpod sudah menambah pasokan modem. “Pertumbuhan yang cukup baik juga sangat terasa dari beberapa pengembangan yang telah kami lakukan yaitu penjualan tiket atraksi dan event," ujarnya.

(Baca: Aktivitas Wisata Meningkat, Passpod Catat Kenaikan Pendapatan 377%)

Asosiasi Travel Agent Indonesia memperkirakan, pertumbuhan wisatawan yang melakukan perjalanan ke luar negeri naik 10 % atau 10,7 juta orang pada tahun ini. Beberapa negara tujuan yang menjadi favorit wisatawan dari Indonesia seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Jepang, dan Korea Selatan. "Berbagai penawaran bundling penyewaan modem dan tiket atraksi negara tujuan favorit telah kami siapkan,” ujar dia.

(Baca: Gandeng Weepay, Passpod Ekspansi ke Filipina)

Reporter: Desy Setyowati

Video Pilihan

Artikel Terkait