Bisa Diunduh Serentak, Pengguna Masih Kesulitan Menggunakan LinkAja

Di bidang transportasi, LinkAja juga bisa digunakan untuk layanan Blue Bird, PT Kereta Api Indonesia (KAI), Trans Semarang, dan Railink.
Desy Setyowati
1 Maret 2019, 11:35
Link aja
Ajeng Dinar Ulfiana | KATADATA
Ilustrasi Linkaja

Setelah sebelumnya terbatas untuk pengguna TCash, aplikasi LinkAja kini sudah bisa diunduh secara luas di Google Play Store dan App Store. Namun, beberapa pengguna masih menemui kendala ketika hendak menggunakan aplikasi dompet elektronik hasil kolaborasi beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut.

Salah satu pengguna, Dini Puja mengeluh karena aplikasi LinkAja tidak bisa digunakan. "Setelah ketik nomor telepon, kembali ke menu awal terus," ujar dia melalui ulasan di Google Play Store, Jumat (1/3). Hal senada disampaikan juga oleh Nirma Windy Saputri. "Setelah diunduh, kenapa masih tidak bisa dipakai?" ujarnya.

Hanya, ada kemungkinan kendala itu terjadi karena pengguna belum update aplikasi versi versi terbaru, yakni 3.0.3. Sebab, banyak juga pengguna yang telah berhasil bertransaksi.

Hingga pukul 13.00, aplikasi LinkAja mendapat rating 4,2 dari 172 ribu pengguna Android. Sebagai perbandingan, aplikasi Gojek yang juga mencakup Go-Pay mendapat poin 4,4 dari 2,15 juta pengguna. Sementara OVO dinilai dengan skala 4,2 dari poin penuh 5 oleh 73 ribu pengguna.

(Baca: Peluncuran Fintech BUMN LinkAja Tertunda, Bisa Diunduh 1 Maret 2019)

Advertisement

Katadata pun mencoba untuk mengunduh aplikasi LinkAja. Setelah memasukkan nomor telepon, kode One Time Password (OTP) tak kunjung masuk. Setelah beberapa saat, sistem meminta untuk menunggu kembali selama lima menit.

Sebelumnya, layanan LinkAja baru bisa dinikmati oleh pengguna TCash dengan memperbarui aplikasi pada 22 Februari 2019. Namun, pembaruan aplikasi TCash menjadi LinkAja sempat terkendala, namun telah dapat digunakan untuk bertransaksi pada 28 Februari 2019 lalu.

(Baca: Dirilis Bulan Depan, LinkAja Belum Kantongi Izin BI)

Bagi nasabah bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), pengguna bisa langsung melakukan isi ulang (top-up) ke LinkAja  Namun, untuk melakukan isi ulang melalui bank selain BUMN, kode bank yang digunakan masih atas nama TCash.

Selain itu, pengguna juga bisa melakukan isi ulang di Alfamart, Alfamidi, Circle K, Family Mart, Indomart, dan GraPARI Telkomsel.

Adapun LinkAja merupakan gabungan dari aplikasi pembayaran milik BUMN. Di antaranya TCash dari PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel), TBank dan MyQR milik PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), e-cash dari PT Bank Mandiri Tbk, serta yap! dan UnikQu dari PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI).

Layanan pembayaran yang dihadirkan mulai dari tagihan seperti listrik, air, dan internet, transaksi di mitra, moda transportasi hingga pembelian di e-commerce. Pengguna juga bisa melakukan transfer uang ke sesama pelanggan dan ke nasabah bank BUMN.

Di bidang transportasi, LinkAja juga bisa digunakan untuk layanan Blue Bird, PT Kereta Api Indonesia (KAI), Trans Semarang, dan Railink. Apalagi, sebelumnya TCash juga sudah berdiskusi dengan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) untuk kerja sama perihal pembayaran Kereta Rel Listrik (KRL) komuter.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait