Kemensos Gaet Gojek Salurkan Paket Sembako Bagi 1,2 Juta Warga Miskin

Mitra pengemudi Gojek dan Pos Indonesia menyalurkan bansos kepada 1,2 juta keluarga miskin di DKI Jakarta. Paket ini senilai Rp 300 ribu.
Desy Setyowati
20 April 2020, 17:14
Kemensos Gaet Gojek Salurkan Paket Sembako Bagi 1,2 Juta Warga Miskin
Biro Pers Sekretariat Presiden
Mitra driver GoSend bersama dengan armada distribusi lain mulai pengiriman pertama bantuan sosial Kebijakan Jaringan Pengaman Sosial bagi Masyarakat Terdampak Covid-19, setelah secara simbolik diberangkatkan dari depan Gerbang Istana Merdeka, dengan disaksikan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada hari ini (20/4).

Kementerian Sosial (kemensos) dan PT Pos Indonesia menggandeng Gojek untuk menyalurkan bantuan sosial (bansos) berupa paket sembako kepada 1,2 juta keluarga miskin di DKI Jakarta yang terdampak pandemi corona. Keberangkatan mitra pengemudi ojek online secara simbolik ini disaksikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Paket Sembako tersebut berisi bahan makanan dan kebutuhan sehari-hari seperti beras, minyak goreng, kecap manis, sambal, mie instan, sarden, kornet sapi, teh celup, susu UHT, dan sabun batang. Nilai bansos ini mencapai Rp 300 ribu per paket.

Pendistribusian paket dilakukan dua kali dalam sebulan mulai bulan ini hingga Juni. Paket sembako itu disalurkan melalui layanan logistik Gojek, GoSend.

(Baca: Bansos Belum Siap, Pemerintah Bolehkan Ojol Bawa Penumpang saat PSBB)

“Pada program ini, para mitra pengemudi akan bersiaga di wilayah-wilayah yang telah ditentukan oleh Pos Indonesia dan membagikan bantuan berupa paket sembako ke lokasi-lokasi tujuan,” kata Head of Logistic Gojek Junaidi dalam siaran pers, Senin (20/4).

Mitra pengemudi akan mengambil paket sembako dari lokasi drop point dan mengirimkannya ke alamat penerima, berdasarkan data yang diberikan oleh PT Pos Indonesia. Dalam proses pengiriman, Gojek memastikan kemasannya baik dan layak untuk mencegah kerusakan.

Untuk setiap paket yang terkirim, para mitra pengemudi akan memberikan laporan berupa foto penerima dan foto kopi KTP penerima. “Kami berharap, kebijakan jarin pengaman sosial bagi masyarakat yang terdampak Covid-19 ini akan memberikan manfaat yang positif,” kata dia.

(Baca: Tekan Dampak Corona, Jokowi Mulai Sebar Bansos Rp 600 Ribu ke Warga)

Menteri Sosial Juliari P Batubara mengatakan, mekanisme penyaluran bansos melalui Gojek dan Pos Indonesia dimulai dari penyediaan, pengemasan paket sembako di Gudang hingga dikirim langsung ke rumah keluarga penerima manfaat (KPM). Hal ini bertujuan agar penerima tidak ke luar rumah, sehingga meminimalkan penyebaran virus corona.

“Mekanisme ini sesuai dengan yang selalu saya sampaikan agar masyarakat #dirumahaja, karena bansos kami antar,” kata Juliari.

Dalam menjalankan tugasnya, para mitra pengemudi harus menerapkan standar prosedur operasional standar (SOP) khusus, termasuk contactless delivery. Di antaranya menggunakan masker dan sarung tangan, menjaga jarak sedikitnya satu  meter dengan orang lain, melakukan disinfeksi kendaraan dan atribut setelah dan selesai digunakan.

Mitra pengemudi juga tidak diperbolehkan bertugas ketika suhu badan di atas normal atau sedang sakit. (Baca: KRL Jabodetabek akan Setop Operasi setelah Bansos Disalurkan)

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait